• Rabu, 5 Oktober 2022

OPINI : Menguji Kepemimpinan Politik Belitung Timur

- Senin, 15 Juli 2019 | 09:27 WIB
Bambang Suherly, S. Ikom (Sekum MD KAHMI Beltim)
Bambang Suherly, S. Ikom (Sekum MD KAHMI Beltim)

KEPEMIMPINAN politik seringkali menjadi masalah yang tidak bisa dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Karena kepemimpinan politik dipahami sebagai sesuatu yang elit, tersentuh oleh kalangan tertentu dan tidak memiliki hubungan yang secara langsung dapat mempengaruhi kehidupa masyarakat. Tidak berpengaruh pada berapa harga timah, sawit. Tidak berpengaruh pada harga sayur, tidak berpengaruh pada harga barang pokok, dan seterusnya.

Sehingga dalam proses perubahan atau pergantian kepemimpinan politik mulai dari tingkat desa, kabupaten, provinsi bahkan nasional, masyarakat cenderung apatis, apolitik, cuek, dan justru partisipasi politiknya lebih banyak dikendalikan oleh unsur-unsur pragmatis, misalnya politik uang dan transaksional. "Kamek dak diberik duit malas jok nak gi mileh mending aku pegi kulong atau gi ume jak", bahasa yang lumrah di warung kopi di Beltim.

Untuk merubah situasi kesadaran politik masyarakat tentang pentingnya kepemimpinan politik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan ditengah gerusan pragmatisme yang selama ini dipraktekkan oleh partai politik hingga aktor-aktor lain yang berkepentingan terhadap kepemimpinan politik.

Siapa yang berkuasa secara ekonomi dan finansial serta memiliki banyak uang maka ia akan menguasai masyarakat sekitarnya. Pola penguasa ekonomi ini pernah dipraktekkan oleh kolonial Belanda. Mereka yang memiliki akses ekonomi juga menguasai akses politik. Sehinga orang miskin tidak punya peluang untuk berkuasa atau ia yang tidak berani membeli suara maka jangan berharap untuk berkuasa.

Hal seperti inilah yang malah mendelitigimasi serta mengkerdilkan dampak dan tujuan diselenggarakannya pesta demokrasi. Saya pikir sudah menjadi rahasia umum siapa tokoh donatur dibalik kekuasaan-kekuasaan yang selama ini ada di Belitung Timur .

2020 Belitung Timur (Beltim) akan melaksanakan kontestasi politik dalam Pilkada, tentunya menyadarkan pemilih serta kriteria pemimpin ideal yang sejatinya memberi harapan dan perubahan haruslah menjadi modal utama bagi kemajuan Belitung Timur.

Namun pola kepemimpinan elitis itulah yang mengakibatkan budaya kepemimpinan arus bawah tidak bisa tumbuh dengan baik, karena masih muka lamak. Wajah politik kita Beltim masih diisi dan didominasi oleh sederet nama-nama lama  atau elit-elit tua yang seharusnya memberi estafet pada generasi yang lebih segar, muda yang punya gairah membangun daerah bukan malah politik balas budi, kuat-kuatan donatur yang berinvestasi secara politik, ketika berkuasa malah bagi-bagi kue proyek, dan bahkan hari ini elit-elit Beltim sibuk saling menelanjangi luka dan dosa rezim, ya gajah sedang berkelahi sesama gajah. Belum lagi partai politik sebagai penyaji menu yang akan dihidangkan ditengah masyarakat malah membuat masyarakat tidak punya banyak pilihan, syukur-syukur menu yang disajikan bergizi dan bervitamin bisa mewakili hati nurani tapi malah sebaliknya.

Sehingga, pengalaman tentang menumbuhkan sebuah kepemimpinan yang benar-benar mengakar dari rakyat paling bawah menjadi peristiwa penting dalam pola kepemimpinan ideal. Munculnya calon pemimpin yang berasal dari calon kader yang mendorong komunitas masyarakat menyelesaikan masalah-masalah kecil secara terus menerus, menjadikan mereka sosok yang ideal dalam kontek pemimpin di Belitung Timur.

Pemimpin harus berpihak kepada kelompok atau warga miskin dan lemah demi keadilan. Tapi sekali lagi apakah sosok tersebut memiliki uang?.

Halaman:

Editor: Murigori WowBabel

Terkini

Rudal Balistik Korea Utara Melintas, Jepang Panik

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:36 WIB

Drone Kamikaze Iran Hancurkan Kekuatan Pasukan Ukraina

Rabu, 28 September 2022 | 06:38 WIB

Referendum Empat Wilayah Sah di Bawah Serangan Ukraina

Senin, 26 September 2022 | 12:13 WIB

Wilayah Ini Gelar Referendum Lepas Dari Ukraina

Sabtu, 24 September 2022 | 08:21 WIB

Gugatan Elon Musk ke Twitter Masuk Pengadilan

Rabu, 21 September 2022 | 07:48 WIB

Stralink Milik Elon Musk Siap Melayani Iran

Rabu, 21 September 2022 | 07:32 WIB

Presiden Ukraina Alami Kecelakaan, Begini Kondisinya

Kamis, 15 September 2022 | 11:10 WIB
X