iPhone 14 Plus Tidak Laku, Genjot  Penjualan iPhone14 Pro

- Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:44 WIB
Apple menggenjot produksi iPhone 14 Pro karena iPhone 14 Plus kurang laku di pasar.  (IST)
Apple menggenjot produksi iPhone 14 Pro karena iPhone 14 Plus kurang laku di pasar.  (IST)

TEKNOLOGI, wowbabel.com -- Apple mengurangi produksi iPhone 14 Plus dan meningkatkan produksi iPhone 14 Pro yang lebih mahal.

Pengurangan produksi iPhone 14 Plus karena permintaan yang suam-suam kuku untuk smartphone (ponsel cerdas) model kelas menengah ini.

TrendForce, perusahaan riset pasar melaporkan pangsa seri iPhone 14 Pro yang lebih mahal telah meningkat menjadi 60% dari total output dari 50% yang direncanakan semula, dan dapat meningkat menjadi 65% di masa depan.

Baca Juga: Samsung, iPhone dan Xiaomi Kuasai Pasar Smartphone Dunia

Fokus Apple pada model kelas atas dapat membantunya melawan melemahnya penjualan smartphone. Di tengah krisis chip, perangkat tingkat premium Apple Pro dan Pro Maxmenjadi penjual kuat, membantu perusahaan mendorong margin lebih tinggi.

TrendForce mengatakan bahwa kenaikan suku bunga AS dapat menghambat pengeluaran konsumen, merusak permintaan iPhone pada kuartal pertama tahun 2023. Hal ini dapat menyebabkan penurunan produksi tahun ke.tahun sebesar 14% menjadi 52 juta unit.

Analis di masa lalu mengatakan versi Pro dan Pro Max iPhone 14 terjual dengan cepat, meskipun permintaan untuk model dasar, biasanya penjual terbaik Apple, telah mengecewakan.

Apple adalah satu-satunya vendor di lima besar yang mencatat pertumbuhan pengiriman pada kuartal ketiga, meningkatkan pangsa pasar smartphone global menjadi 18% dari 15% tahun lalu, menurut perusahaan riset Canalys. Peningkatan pangsa terjadi karena pasar smartphone secara keseluruhan menyusut 9%, kata Canalys.

Baca Juga: Yuk Perbarui Perangkat iPhone Anda ke iOS 16 Baru, Berikut Caranya

Bulan lalu, perusahaan mengatakan akan memproduksi iPhone 14 terbaru di India, karena raksasa teknologi itu memindahkan sebagian produksinya dari China untuk melindungi risiko yang timbul dari meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing.

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X