Baru Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Politik UBB, Ibrahim Sampaikan Orasi Ilmiah Soal Politik Identitas

- Rabu, 25 Januari 2023 | 15:38 WIB
Rektor Universitas Bangka Belitung Ibrahim yang dikukuhkan sebagai Guru Besar saat memberikan orasi ilmiah (IST)
Rektor Universitas Bangka Belitung Ibrahim yang dikukuhkan sebagai Guru Besar saat memberikan orasi ilmiah (IST)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com — Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Prof Dr Ibrahim MSi yang baru dikukuhkan menjadi Guru besar bidang ilmu politik di UBB menyampaikan problematika kebangsaan dalam pidato pengukuhannya.

"Sebuah problematika kebangsaan sepertinya amat penting untuk kita cermati bersama menyangkut banyak hal, baik menyentuh aspek individual, komunal maupun nasional," kata Ibrahim saat mengawali pidato pengukuhan sebagai Guru Besar di Kampus Kite UBB, Rabu 25 Januari 2023.

Ibrahim mengatakan setiap gelaran pemilu, identitas selalu menjadi persoalan krusial karena menjadi alat mobilisasi isu yang amat riskan untuk menimbulkan keretakan sosial di tengah kita.

Baca Juga: Peletakan Batu Pertama Masjid Al Madaniah UBB, Ini Pesan Al Habib Ali dari Yaman

Identitas yang awal mulanya sebagai given, menjadi alat yang ampuh untuk saling menegasi. Taruhan akan perpecahan ini amat besar karena menyangkut komitmen kebangsaan kita dan penghargaan atas keragaman.

Mungkin banyak pihak tidak menyadari bahwa politik identitas dalam politik elektoral akan berdampak pada aspek kehidupan lainnya yang akan bergeser dari produk politik menjadi produk keseharian dan pada titik ini kita menyadari bahwa politisasi identitas bersifat destruktif.

Pada dimensi yang lebih luas, politisasi identitas terkoneksi oleh gagasan idealisasi demokrasi dimana kita sejauh ini menyepakati bahwa ruhnya masih harus kita perjuangkan.

Baca Juga: Ibrahim Rektor Universitas Bangka Belitung Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Ibunda Sampaikan Pesan Menyentuh

"Saya menaruh perhatian pada isu ini, disamping karena ia menjadi salah satu kajian utama pada riset-riset saya, saya ingin sekali mengajak kita semua untuk memahami proses politik, baik elektoral maupun non elektoral secara objektif," kata Ibrahim.

Halaman:

Editor: Krisya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Timah Sempat Dekati 30.000 Dolar AS

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:23 WIB
X