Gandeng Dinas ESDM, PLN Babel Mengajak Stakeholder Untuk Peduli K2

- Kamis, 1 Desember 2022 | 08:56 WIB
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung bersama dengan Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Belitung melaksanakan Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang dihadiri oleh stakeholder yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel Bangka (30/11/2022). (IST)
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung bersama dengan Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Belitung melaksanakan Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang dihadiri oleh stakeholder yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel Bangka (30/11/2022). (IST)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com -- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung bersama dengan Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Belitung melaksanakan Forum Keselamatan Ketenagalistrikan yang dihadiri oleh stakeholder yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel Bangka (30/11/2022).

Dalam kesempatan itu, turut dihadiri oleh General Manager PLN UIW Babel, Ajrun Karim, Manager PLN UP3 Bangka, Edy Saputra, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Babel, Drs. Muhammad Soleh, M.M., dan Inspektur Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi, Ahmad Zulkurnia. 

Tidak hanya itu, forum juga dihadiri oleh jajaran stakeholder di lingkungan Pangkalpinang, di antaranya; jajaran forkopimda, pelaku usaha, pemuka agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat, pelaku bisnis dan industri, hingga kontraktor kelistrikan.

Baca Juga: PLN Kolaborasi dengan Pemkot Cilegon Bangun Pabrik Biomassa, Sulap Sampah Jadi Bahan Baku Co-Firing

Dalam sambutannya, Ajrun Karim mengatakan, kebutuhan listrik di Bangka Belitung terus meningkat seiring dengan permintaan masyarakat dan para investor, untuk mendukung hal tersebut, diperlukan regulasi keselamatan ketenagalistrikan yang cukup mendukung, agar potensi bahaya dapat dihindarkan. Di antaranya adalah dengan penerapan Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

“Listrik yang awalnya bersumber dari air di PLTA, ketika menjadi output produk listrik bisa jadi sumber api dirumah-rumah warga ketika ada short circuit. Sehingga diperlukan sosialiasi bagaimana penerapan Undang-Undang (UU) ini agar dapat tersampaikan dan dipatuhi,” kata Ajrun.

Perkembangan pembangunan di kepulauan Bangka Belitung yang tumbuh pesat juga bisa memunculkan potensi-potensi bahaya apabila masyarakat atau pihak pelaksana pekerjaan tidak berhati-hati ketika membuat bangunan yang lokasinya berdekatan dengan jaringan Tegangan Menengah (TM) PLN tanpa disertai alat pengaman dan pengawasan yang cukup.

Baca Juga: Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia, PLN Babel Tanam 1600 Pohon di Bukit Mangkol

 Sehingga perlu ada sosialisasi yang terus menerus dari Pihak PLN baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Hari ini kami kami berterima kasih kepada pihak Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung yang telah bersedia membantu melaksanakan forum ketenagalistrikan keselamatan dan mensosialisasikan kepada stakeholder dan masyarakat,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Krisya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X