Hilirisasi Industri Agar Cadangan Mineral  Lebih Optimal Bagi Negara

- Rabu, 30 November 2022 | 10:57 WIB
 Idris Sihite Plh Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam The 1st Indonesia Mineral Mining Industry Conference-Expo 2022.  (IST)
Idris Sihite Plh Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam The 1st Indonesia Mineral Mining Industry Conference-Expo 2022.  (IST)

BANDUNG, www.wowbabel.com -- Hilirisasi industri mineral di Indonesia sebagai bentuk optimalisasi pemanfaatan mineral yang memiliki umur cadangan yang terbatas.

Jika tidak dilakukan optimasilisasi melalui hilirisasi industri dengan permintaan yang terus meningkat maka. Indonesia hanya jadi negara pemasok bahan baku bagi industri mineral di luar negeri.

Indonesia tidak  mendapatkan nilai lebih  yang optimal dari cadangan besar mineral yang dimilikinya. 

Baca Juga: Investasi dan Teknologi Hilirisasi Timah Tak Mengkhawatirkan Ridwan Djamaluddin

Demikian dikatakan Plh Dirjen Minerba Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral, M. Idris  Sihite  ketika menjadi pembicara acara “The 1st Indonesia Mineral Mining Industry Conference-Expo 2022” dengan tema Mineral Kritis dan Strategis untuk Mendukung Industri Nasional di  Bandung,  Selasa (29/11).

Idris  Sihite menekankan, dengan limitasi waktu yang terbatas, untuk produk-produk  mineral, maka diperlukan kebijakan dan strategi sesegera mungkin. 

"Pertimbangannya, komoditasnya terbatas, sementara permintaannya sangat tinggi, jika tidak dilakukan optimalisasi terhadap potensi komoditas nikel dan miineral lainnya, maka Indonesia hanya akan menyampaikan bahan baku saja kepada negara-negara yang mempunyai kemampuan mengolah mineral," kata Idris Sihite.

Baca Juga: Tiga Komponen Dibahas Tim Kerja Hilirisasi Timah, Apa Saja?

Pemanfaatan mineral yang dimiliki tidak optimal mengakibatkan  dampak yang minim manfatnya bagi Indonesia. 

“Jika pemanfaatan mineral tidak optimal, maka akan minim dirasarakan manfaatnya oleh Indonesia. Cadangan mineral ini harus sesegera mungkin dioptimalkan tidak hanya sebagai ketahanan devisa, peningkatan ekonomi, dan lainnya. Karena itu, harus didukung dengan hilirisasi industri untuk pengolahan cadangan mineral,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Krisya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X