Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Serpihan dan Peralatan Crew Helikopter P-1103

- Selasa, 29 November 2022 | 00:04 WIB
Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran terhadap Peraiaran Belitung Timur untuk mencari keberadaan Helikopter P-1103 yang diduga jatuh di perairan tersebut. (ist)
Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran terhadap Peraiaran Belitung Timur untuk mencari keberadaan Helikopter P-1103 yang diduga jatuh di perairan tersebut. (ist)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com-- Hari kedua proses pencarian helikopter NBO 105/P-1103 milik Korps Badan Pertanahan dan Keamanan (Baharkam) Polri terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri dan nelayan, di Perairan Pantai Laut, Belitung Timur.

Bahkan di hari kedua ini, pencarian pun dipantau langsung oleh Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen (Pol) Indra Miza, Senin 28 November 2022.

Tim SAR gabungan melakukan proses pencarian yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Helikopter yang Jatuh di Perairan Belitung Timur

Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen (Pol) Indra Miza mengatakan, saat ini pihaknya telah menerjunkan dua kapal KRI Cirebon dan delapan unit kapal kater milik nelayan untuk bergabung dengan Tim SAR dalam melakukan proses pencarian.

Sementara itu, berdasarkan hasil proses pencarian hari ini, Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah selaku mekanik helikopter bernama Bripda Khairul Anam.

Selain itu katanya, ada juga Emergency Locator Transmitter (ELT) dalam keadaan tidak berfungsi, serta kurang lebih 21 item bagian helikopter.

"Tim juga menemukan barang-barang milik awak helikopter berupa dua buah ransel yang sempat mengapung di lautan," kata Irjen (Pol) Indra Miza melansir video wawancara dari Humas Kantor SAR Pangkalpinang, Senin 28 November 2022.

Baca Juga: Hendak Kembali Bertugas ke Baharkam Mabes Polri, Empat Personel Polisi Jadi Korban Jatuhnya Helikopter P-1103 

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Timah Sempat Dekati 30.000 Dolar AS

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:23 WIB
X