Pemerintah Kebingungan 2,3 Juta Tenaga Honorer Diberhentikan Atau Diangkat Jadi PNS

- Rabu, 23 November 2022 | 17:25 WIB
Presiden RI Joko Widodo berfoto bersama para guru honor yang tergabung dalam PGSI di Istana Jakarta, Jumat (11/1/2019).(ist)
Presiden RI Joko Widodo berfoto bersama para guru honor yang tergabung dalam PGSI di Istana Jakarta, Jumat (11/1/2019).(ist)

JAKARTA, www.wowbabel.com --  Pemerintah mencari solusi terbaik dalam penanganan penataan tenaga non-aparatur sipil negara (ASN) atau honorer di Tanah Air. 

Hingga saat ini terdata di Kementerian Pemberdayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) sebanyak 2.360.723 tenaga non-ASN alias honorer seluruh Indonesia.

Jika seluruh honorer diangkat sebagai PNS butuh dana yang besar dan belum tentu memenuhi kualifikasi. Diberhentikan seluruhnya akan menghambat pelayanan publik.

Baca Juga: 207 Guru Honorer di Bangka Barat Bakal Ikuti Seleksi Rekrutmen PPPK 2022

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyampaikan tiga solusi penyelesaian untuk mengakomodasi tenaga non-ASN.

"Ada tiga solusi yang ditawarkan, yaitu tenaga non-ASN diangkat seluruhnya menjadi ASN, diberhentikan seluruhnya, atau diangkat sesuai dengan skala prioritas," kata Anas dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI, di Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin (21/11).

Solusi alternatif yang ditawarkan penyelesaian jutaan honorer ini menurut Anas ada kelebihan dan kekurangan yang perlu dicermati oleh seluruh pihak.

Baca Juga: Kabar Gembira, Pemprov Babel Kembali Usulkan CPPPK dan CPNS Tahun Ini

“Prinsipnya, pemerintah ingin pelayanan publik dan reformasi birokrasi berjalan optimal, menuju birokrasi berkelas dunia, dan di sisi lain diupayakan agar tidak ada tenaga non-ASN yang kehilangan pekerjaan,” beber Anas.

Solusi pertama, papar Anas, tenaga non-ASN diangkat seluruhnya menjadi ASN. Apabila seluruh tenaga non-ASN diangkat menjadi ASN tentu butuh kekuatan keuangan negara yang cukup besar.

Halaman:

Editor: Krisya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hilirisasi Bahan Tambang Jalan Terus

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:14 WIB

Timah Masuk Dalam Lima Mineral Strategis Indonesia

Selasa, 29 November 2022 | 12:42 WIB
X