• Senin, 3 Oktober 2022

Pak Jokowi,  Hilirisasi Timah Butuh 10 Tahun Lagi

- Jumat, 23 September 2022 | 14:15 WIB
Timah olahan dari peleburan PT Timah Tbk, perusahaan penambangan timah terbesar di Indonesia. Sebagian besar timah Indonesia berasal dari Bangka Belitung.  (PT Timah)
Timah olahan dari peleburan PT Timah Tbk, perusahaan penambangan timah terbesar di Indonesia. Sebagian besar timah Indonesia berasal dari Bangka Belitung.  (PT Timah)

JAKARTA,www.wowbabel.com -- Indonesia membutuhkan waktu sedikitnya 10 tahun untuk mewujudkan hilirisasi timah. Oleh sebab itu, pengembangan hilirisasi timah dilakukan secara bertahap dengan peta jalan yang jelas.

Kesenjangan antara hulu timah yang berkembang pesat dan industri hilir timah, infrastruktur hingga investasi yang besar jadi kendala. Untuk itulah langkah membangun hilirisasin timah Indonesia bisa dilakukan secara bertahap.

"Persoalannya, penyerapan logam timah untuk kebutuhan domestik masih sangat kecil. Hal ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara industri hulu dengan hilir. Industri hulu timah berkembang pesat, sebaliknya hilir belum,” kata Carmelita Hartoto Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Ristek dan Inovasi KADIN Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/8/2022).

Penegasan KADIN Indonesia sebagai respon terhadap keinginan Presiden Joko Widodo (Jikowi) menghentikan ekspor timah Indonesia akhir 2022 dengan membangun industri hilir.

Baca Juga: Moeldoko: Ekspor Timah Dihentikan Jika Hilirisasi Sudah Berdiri

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) merespon kenginan Presisen Jokowi. 

Tema yang diangkat Rencana Larangan Ekspor Logam Timah di Akhir Tahun 2022: Menakar Kesiapan dan Dukungan Kebijakan yang Dibutuhkan Pelaku Usaha Timah dalam Rangka Merealisasikan Hilirisasi Timah di Indonesia, Kamis (22/8/2022).

Carmelita juga menjabat Pjs Wakil Ketua Umum Bidang ESDM KADIN Indonesia, mengatakan Indonesia eksportir logam timah terbesar di dunia. Tahun 2020 ekspor logam timah Indonesia sebesar 65.000 ton meningkat di tahun 2021 menjadi 74.000 ton.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tegaskan, Tahun Ini Stop Ekspor Timah

Halaman:

Editor: Robby Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Horee PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:27 WIB
X