• Senin, 3 Oktober 2022

Menteri PANRB Tegaskan Penerimaan ASN Tahun Ini Prioritas Guru dan Nakes

- Kamis, 22 September 2022 | 07:00 WIB
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat membuka Rakor APKASI dan Kementerian PANRB di Jakarta, Rabu (21/9/2022).
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat membuka Rakor APKASI dan Kementerian PANRB di Jakarta, Rabu (21/9/2022).


JAKARta, wowbabel.com -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) Abdullah Azwar Anas menegaskan pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2022 untuk pelayanan dasar, yaitu guru dan kesehatan.

Penegasan prioritas penerimaan ASN tahun 2022 kembali diulang Menteri Abdullah Azwar Anas saat rapat koordinasi dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Rabu (21/9).

“Pemerintah memprioritaskan pengadaan ASN tahun ini untuk pelayanan dasar, yaitu guru dan kesehatan, tetapi tidak mengenyampingkan jabatan lainnya,” ujar Menteri Anas dalam Rapat Koordinasi APKASI dan Kementerian PANRB tentang Tindak Lanjut Penyelesaian Permasalahan Tenaga Non-ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Kementerian PANRB telah menetapkan sebanyak 530.028 kebutuhan ASN nasional tahun 2022. Jjumlah tersebut, 90.690 orang untuk instansi pusat dan daerah sebanyak 439.338 orang.

Baca Juga: Honorer Wajib Mengisi, Ini Tata Cara, Link dan Berkas yang Disiapkan Pendataan Non ASN Sebelum 30 September

Sementara untuk kebutuhan daerah dengan rincian sebanyak 319.716 tenaga PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis.

"Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2022 kita fokus pada pelayanan dasar yaitu guru dan tenaga kesehatan. Fokus lainnya adalah keberpihakan kepada eks tenaga honorer kategori II (THK-II)," ujar Menteri Anas sebelumnya.

"Penetapan kebutuhan ASN tahun 2022 sekaligus menjadi komitmen nyata pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan secara nasional," tuturnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Alex Denni menjelaskan, pada 2022 pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru diprioritaskan pada tiga kategori pelamar.

Pelamar prioritas I yaitu Tenaga Honorer eks Kategori II (THK-II), guru non-ASN, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan guru swasta, yang pada masing-masing kategori tersebut telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK jabatan fungsional (JF) Guru 2021, tetapi belum mendapat formasi.

Halaman:

Editor: Robby Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Horee PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:27 WIB
X