Maraknya Konflik Buaya dengan Manusia, Basarnas Imbau Masyarakat Waspada Beraktivitas

- Kamis, 24 November 2022 | 16:04 WIB
Ilustrasi Buaya.  (ist)
Ilustrasi Buaya. (ist)

BANGKA BELITUNG,www.wowbabel.com -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas Bangka Belitung mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan keberadaan binatang buas, khususnya habitat dan populasi buaya yang berada di sekitar pemukiman penduduk maupun tempat yang sering digunakan masyarakat dalam beraktivitas.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Danu Wahyudi selaku Kepala Seksi Operasi Basarnas Bangka Belitung kepada wowbabel, Kamis 24 November 2022.

Sebelumnya, Hengki (34) warga Desa Sempan, Pemali, Kabupaten Bangka ditemukan tewas setelah hilang selama lebih dari tiga hari lamanya.

Baca Juga: Hilang Berhari-hari, Warga Desa Sempan Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Diterkam Buaya

Hengki ditemukan dini hari tadi di sekitar area kebun miliknya dalam keadaan yang mengenaskan dengan kondisi fisik tidak utuh.  

Hal ini pula dicurigai tewasnya korban akibat dari serangan binatang buas buaya. Seakan menguatkan dugaan tersebut, pada saat operasi pencarian di sekitar penemuan jenazah korban, turut ditemukan satu ekor buaya yang berukuran 3,6 meter.

Menurut pengakuan masyarakat setempat, di sekitar lokasi penemuan korban terdapat kolong bekas tambang TI (Timah Inkonvensional) yang dihuni oleh beberapa buaya.

Baca Juga: Diterkam Buaya Kolong Semulut, Kaki Kanan Warga Banten Remuk dan Hampir Putus

Dengan adanya kejadian ini, Danu kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati lagi dalam melakukan aktivitas, khususnya di sekitar air ataupun hutan.

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Timah Tbk Berikan Biaya Pengobatan untuk Cindy

Kamis, 1 Desember 2022 | 13:19 WIB
X