Bimtek Pokjawas Madrasah, Firmantasi: Kalau Bisa Jangan Hanya Suvervisi Coba Ngantor di Sekolah

- Kamis, 24 November 2022 | 07:36 WIB
Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Provinsi Bangka Belitung menggelar Bimtek Kompetensi Penelitian dan Pengembangan Pokja Pengawas Madrasah ALT-2  Bangka Belitung, di Aula Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Rabu 23 November 2022. (ist)
Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Provinsi Bangka Belitung menggelar Bimtek Kompetensi Penelitian dan Pengembangan Pokja Pengawas Madrasah ALT-2 Bangka Belitung, di Aula Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Rabu 23 November 2022. (ist)

BANGKA BELITUNG,www.wowbabel.com -- Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Provinsi Bangka Belitung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kompetensi Penelitian dan Pengembangan Pokja Pengawas Madrasah ALT-2 Bangka Belitung, di Aula Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Rabu 23 November 2022.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Firmantasi yang menjadi salah satu narasumber pada kegiatan ini memaparkan materi d ihadapan para peserta Pengawas Madrasah di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ia mengatakan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, para pengawas hendaknya selalu merujuk pada aturan dan regulasi yang ada. Sehingga dapat tersinkronisasikan dengan tujuh program prioritas Kementerian Agama, salah satunya adalah penguatan moderasi beragama.

Baca Juga: Pasar Trem Pembangunan Pangkalpinang Jadi Pasar Siap Qris 2022

Lebih lanjut ia mengemukakan bahwa di tengah maraknya isu radikalisme yang berpotensi mengancam keutuhan dan kedamaian kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara saat ini, pengawas diharapkan bisa berperan aktif melakukan penguatan moderasi beragama secara terarah, sistematis, komprehensif, dan berkelanjutan kepada sekolah atau madrasah binaannya.

"Untuk guru dan tenaga pendidik sebenarnya tidak perlu melakukan pengawasan terlalu ketat, karena sebagian besar dari mereka tentu sudah memiliki pemahaman yang baik seiring dengan intensnya pembekalan yang telah diberikan melalui berbagai kegiatan. Yang harus ditingkatkan pengawasannya justru adalah para peserta didiknya," tegas Firmantasi.

Diinformasikannya juga, sebagai bentuk langkah nyata dalam menyikapi hal ini, beberapa waktu lalu Kementerian Agama Kota Pangkalpinang bersama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Kota Pangkalpinang membentuk Forum Kerohanian Islam (Rohis) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau tingkat Tsanawiyah.

Baca Juga: Ini Alasan Disdukcapil Pangkalpinang Turun ke Sekolah untuk Rekam KTP Elektronik

Hal tersebut bertujuan sebagai wadah koordinasi dan pengembangan program ekstrakurikuler dalam memaksimalkan fungsinya serta upaya penguatan mental dan karakter para siswa agar menjadi lebih agamis.

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Timah Tbk Berikan Biaya Pengobatan untuk Cindy

Kamis, 1 Desember 2022 | 13:19 WIB
X