Pemprov Bangka Belitung Ajukan RAPBD 2023 Sebesar Rp 2,3 Triliun, Begini Rincian Postur Anggarannya

- Senin, 7 November 2022 | 15:43 WIB
Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan  Djamaluddin menyerahkan pengajuan RAPBD 2023 kepada Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi yang didampingi Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, M Amin. (ist)
Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin menyerahkan pengajuan RAPBD 2023 kepada Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi yang didampingi Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, M Amin. (ist)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com – Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2023 sebesar Rp 2,8 Triliun. Dirinya menuturkan postur rancangan APBD tersebut disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan fiskal daerah saat ini.

"Penyusunan rancangan APBD saat ini tetap berorientasi pada basis kinerja dengan pendekatan penganggaran yang mengutamakan hasil kinerja serta dapat diukur capaian targetnya, dengan tetap mengedepankan transparansi, keterbukaan, akuntabilitas, serta tetap berprinsip pada asas efisiensi, efektifitas, tepat guna, dan tepat daya," ungkap Ridwan Djamaluddin dalam sambutannya pada Rapat Paripurna Penyampaian RAPBD TA 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bangka Belitung, Senin 7 November 2022.

Menurut Ridwan Djamaluddin, Pemprov Bangka Belitung masih tetap mengalokasikan anggaran pada tahun 2023 untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya.

Baca Juga: Realisasi Pendapatan APBD Pemprov Bangka Belitung Capai 88,75 Persen

"Penanganan tersebut diantaranya untuk dukungan program pemulihan ekonomi daerah terkait dengan percepatan penyediaan sarana prasarana layanan publik dan ekonomi untuk meningkatkan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan dan mengurangi kesenjangan penyediaan layanan publik," ungkapnya.

Disamping itu, APBD TA 2023 diarahkan untuk perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelaksanaan vaksinasi, insentif tenaga kesehatan dan belanja kesehatan lainnya serta penanganan dampak inflasi sebagaimana prioritas yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Dalam sidang paripurna tersebut, Ridwan Djamaluddin merincikan postur APBD Pemprov Bangka Belitung 2023, dimana target pendapatan daerah dianggarkan Rp 2,60 triliun, yang terdiri dari pendapatan asli daerah senilai Rp 1,01 triliun dan pendapatan transfer Rp 1,58 triliun.

Kemudian pengeluaran belanja daerah senilai Rp 2,81 triliun. Sementara pada penerimaan pembiayaan dianggarkan Rp 288 miliar, dan pengeluaraan pembiayaan dialokasikan Rp 83 miliar.

Baca Juga: Tekan Angka Inflasi, Ini Langkah yang Diambil Pemprov Bangka Belitung

Halaman:

Editor: Barly Wow

Sumber: Diskominfo Babel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X