Harga Tahu dan Tempe di Pangkalpinang Merangkak Naik

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:51 WIB
Penjual tahu dan tempe di Pasar Pangkalpinang.  (Firman Wow)
Penjual tahu dan tempe di Pasar Pangkalpinang. (Firman Wow)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com -- Pedagang tahu dan tempe di Pasar Tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung turut merasakan imbas naiknya harga kacang kedelai.

Kenaikan harga kacang kedelai ini sudah terjadi beberapa pekan terakhir ini, akibat naiknya harga bahan baku pembuatan tahu dan tempe tersebut, para pedagang pun terpaksa menaikkan harga tahu dan tempe yang mereka jual.

Salah satu pedagang tahu dan tempe di Pasar Pangkalpinang, Jack mengaku, beberapa pekan terakhir ini harga tempe sedikit mengalami kenaikan.

"Sebelumnya harga tempe, kita ambil 3 keping tempe cuma 10.000 rupiah, namun sekarang sudah 4.000 ribu satu keping modalnya," kata Jack, Senin 3 Oktober 2022.

Diakui Jack, kenaikan harga tahu dan tempe ini, mungkin dampak dari naiknya harga kacang kedelai.
Diungkapkannya, meski harga beli di pabrik pembuatan tempe naik, harga yang ia jual kepada para pembeli tetap, yakni 5.000 rupiah per keping.

Baca Juga: Bensin, Solar dan Pelumas Sumbang Inflasi Bangka Belitung  

"Harga jual tetap Rp 5.000 satu keping, Karena kan para pembeli cuma tau harga tempe itu Rp 5.000 satu keping. Kita naik Rp 6.000 orang tidak mau beli, jadi terpaksa jual dengan harga 5.000 rupiah per keping," tutur Jack.

Sementara itu menurut Jack, untuk harga tahu saat ini juga mengalami kenaikan, dari harga 1.000 rupiah per butir, menjadi 1.400 rupiah per butir.

"Sekarang ini modal kita beli ke pembuat tahu sudah 1.400 rupiah, sebelumnya cuma 1.000 rupiah per butir," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X