Segel Satpol PP Bangka Barat Dirusak, THM Master One Kembali Beroperasi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:52 WIB
Kasat Pol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama. (Agus Babar)
Kasat Pol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama. (Agus Babar)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com – Beberapa waktu lalu, Satpol PP Bangka Barat sempat menyegel Tempat Hiburan Malam (THM) Master One yang berada di Parittiga. Penyegelan dilakukan lantaran THM milik Karsono tersebut belum mengantongi izin.

Namun belakangan segel tersebut telah dirusak dan THM Master One kembali beroperasi. Sehingga saat ini Satpol PP Bangka Barat akan melakukan koordinasi dengan Polres Bangka Barat untuk menindaklanjuti perusakan segel tersebut.

Kasat Pol PP Bangka Barat, Sidarta Gautama, menegaskan pihaknya sudah melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) bersama Tim Gabungan pada tahun Januari 2021 lalu.
Mereka pun telah menyegel tempat hiburan malam tersebut lantaran tak mengantongi izin dan diprotes oleh warga sekitar.

"Di dalam sanksi perda itukan kita hanya melakukan segel terkait usaha yang membandel, terkait pengerusakan segel kita akan koordinasi dengan polres tindakan apa lagi yang dilakukan. Karena tidak ada lagi dibawah perda, mungkin ke pidana kah atau apakah kita konsultasi dulu, nanti baru kita ambil tindakan," ungkap Sidarta Gautama, Senin 3 Oktober 2022.

Baca Juga: Tak Kantongi Izin, Akhirnya Tempat Hiburan Malam Milik Karsono Ditutup Tim Gabungan Bangka Barat

Kendati demikian, usai dilakukan penyegelan tersebut, saat ini THM Mater One kembali beroperasi. Kata Sidarta pihaknya juga sudah kembali mendatangi tempat tersebut. Namun sang pemilik THM yakni Karsono menunjukkan surat izin yang dimilikinya, yang didaftar secara online.

Dengan adanya surat izin yang ditunjukkan Karsono, saat ini Satpol PP belum bisa mengambil tindakan lebih lanjut.

"Kemduian beliau sempat buka dan kami datangi lagi, ternyata beliau menunjukkan ada perizinan yang diurus secara online OSS, itu yang terbaru sudah lengkap dengan perizinan menjual minuman berakohol dan segala macam. Karena itu kami meminta klasifikasi dari dinas perizinan, karena yang tahu itu mereka, kami masih menunggu jawaban sampai sekarang,” ungkap Sidarta.

Menurut Sidarta, ada dua item yang membuat THM Mater One disegel, yakni masalah perizinan yang belum dimiliki, kemudian terkait protes warga sekitar yang tidak menginginkan tempat tersebut beroperasi lantaran dianggap mengganggu ketertiban.

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X