• Rabu, 5 Oktober 2022

Kasus Dugaan Korupsi BPRS Cabang Muntok, IIS Tunjuk Iwan Prahara Sebagai Penasihat Hukum

- Selasa, 13 September 2022 | 16:16 WIB
Penasihat Hukum, Iwan  Prahara. (Agus Babar)
Penasihat Hukum, Iwan Prahara. (Agus Babar)

BANGKA BELITUNG, www.wowbabel.com – Kejaksaan Negeri Bangka Barat menahan dua orang tersangka terkait dugaan korupsi di BPRS Cabang Muntok, Bangka Barat, Senin 12 September 2022 sore.

Dua tersangkat tersebut masing-masing berinisial AF dan IIS. Mereka diperiksa selama delapan jam dan langsung ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan di Rutan Kelas II Muntok, Bangka Barat.

IIS dikabarkan sebelumnya sudah mengembalikan dana pinjaman ke BPRS Cabang Muntok, Bangka Barat. Namun dirinya masih ditetapkan sebagai tersangka.

Penasihat Hukum (PH) untuk tersangka IIS, yakni Iwan Prahara menyampaikan saat ini dirinya sedang mempelajari perkara yang menjerat kliennya itu.

Namun Iwan Prahara mengaku kebingungan lantaran kliennya itu sudah melunasi kewajiban hutang kepada pihak BPRS Muntok, tetapi malah diduga melakukan tindak pidana korupsi .

"Secara objektif kami sepihak sudah mendengar keterangan dari klien kami, menurut kami ya memang agak membingungkan kasusnya. Karena di satu sisi klien kami sudah melunasi kewajibannya, dan itu disepakati oleh pihak bank," ungkap Iwan Prahara, Senin 12 September 2022.

Baca Juga: Ini Kronologis Dugaan Korupsi yang Melibatkan Oknum Wartawati dan Marketing BPRS Cabang Muntok

"Kalau pun masalah prosedural masalah administrasi seharusnya tidak masuk ke Tipikor, tapi kami tetap menghormati apa pun yang sedang dilakukan pihak kejaksaan sekarang. Karena kita baru mendengar sepihak, itu akan lebih terbuka pada saat persidangan nanti," imbuh Iwan Prahara.

Kemudian, diakui Iwan Prahara juga dirinya baru menerima kuasa sebagai penasihat hukum IIS satu hari sebelum kliennya diperiksa oleh Kejari Bangka Barat.

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X