• Senin, 3 Oktober 2022

Gugatan Elon Musk ke Twitter Masuk Pengadilan

- Rabu, 21 September 2022 | 07:48 WIB
Gugatan Elon Musk terhadap Twitter sudah masuk ke pengadilan. Orang terkaya dunia ini mengambil alih Twitter senilaiUS44 juta dari mantan CEO Twitter. Namun akuissi ini kemudian bermasalah karena menurut Musk banyak akun palsu didalamnya. (IST)
Gugatan Elon Musk terhadap Twitter sudah masuk ke pengadilan. Orang terkaya dunia ini mengambil alih Twitter senilaiUS44 juta dari mantan CEO Twitter. Namun akuissi ini kemudian bermasalah karena menurut Musk banyak akun palsu didalamnya. (IST)

NEWYORK, wowbabel.com -- Mantan CEO Twitter Jack Dorsey akan diadili di pengadilan dalam pertempuran hukum antara CEO Tesla Elon Musk dan platform micro-blogging yang dipimpin Parag Agrawal. 

Dorsey akan diinterogasi oleh pengacara dari kedua tim pada hari Selasa. 

Twitter dan Musk sedang mempersiapkan persidangan 17 Oktober di Pengadilan Delaware untuk memperdebatkan upayanya untuk mengakhiri perjanjian akuisisi senilai US$44 miliar.

Baca Juga: Liga Primer Inggris : Thomas Tuchel Curhat Perasaannya di Twitter

Elon Musk sebelumnya bertemu Dorsey pada bulan Agustus sebagai bagian dari pertempuran hukum atas penghentian kesepakatan senilai US$44 juta untuk membeli Twitter

Pemegang saham di perusahaan media sosial itu memberikan suara untuk menyetujui pengambilalihan Twitter oleh orang terkaya di dunia itu ada pertemuan virtual minggu lalu.

Dorsey menyatakan dukungan untuk tawaran dari CEO Telsa awal tahun ini. Namuan Dorsey yang ikut mendirikan Twitter dan terakhir menjabat sebagai CEO dari 2015 hingga Parag Agrawal mengambil alih Twitter pada November 2021.

Baca Juga: Rokok Jadi Trending Topik Twitter, Berikut Segudang Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

Musk pertama kali berusaha untuk mengakhiri akuisisi Twitter pada Juli tahun ini, mendorong Twitter untuk mengajukan gugatan terhadapnya. Dia kemudian menggugat balik, mengklaim perusahaan media sosial itu melanggar kewajibannya berdasarkan perjanjian akuisisi dengan salah menggambarkan jumlah total akun palsu dan spam.

Twitter telah menolak klaim Musk tentang pelanggaran perjanjian dan menyatakan bahwa kurang dari 5% penggunanya adalah spam dan akun palsu.

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Drone Kamikaze Iran Hancurkan Kekuatan Pasukan Ukraina

Rabu, 28 September 2022 | 06:38 WIB

Referendum Empat Wilayah Sah di Bawah Serangan Ukraina

Senin, 26 September 2022 | 12:13 WIB

Wilayah Ini Gelar Referendum Lepas Dari Ukraina

Sabtu, 24 September 2022 | 08:21 WIB

Gugatan Elon Musk ke Twitter Masuk Pengadilan

Rabu, 21 September 2022 | 07:48 WIB

Stralink Milik Elon Musk Siap Melayani Iran

Rabu, 21 September 2022 | 07:32 WIB

Presiden Ukraina Alami Kecelakaan, Begini Kondisinya

Kamis, 15 September 2022 | 11:10 WIB

Kapan dan Dimanakah Ratu Elizabeth Dimakamkan

Sabtu, 10 September 2022 | 11:31 WIB
X