Sultan Brunai Gantikan Elizabeth II Jadi Raja Terlama di Dunia

- Rabu, 14 September 2022 | 06:42 WIB
Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah, Sultan dan Yang Dipertuan Brunei Darussalam sebagai raja terlama.  (ist)
Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah, Sultan dan Yang Dipertuan Brunei Darussalam sebagai raja terlama. (ist)

BRUNAI,www.wowbabel.com -- Sultan Hassanal Bolkiah menjadi raja terlama di dunia. Dia mengantikan Ratu Elizabeth II yang sebelumnya memegang gelar tersebut.

Ratu Elizabeth II memerintah selama lebih dari 70 tahun, meninggal pada 8 September di Skotlandia pada usia 96 tahun.

Sultan Hassanal menjadi Putra Mahkota pada tahun 1961 pada usia 15 tahun dan naik takhta pada 5 Oktober 1967, sehari setelah pengunduran diri mendiang ayahnya Sultan Omar Ali Saifuddien.

Sultan Hassanal telah memerintah negara itu selama hampir 55 tahun. Dengan itu terlihat kelanjutan silsilah kerajaan yang dimulai 600 tahun yang lalu ketika Sultan Muhammad Shah, Sultan Islam Brunei pertama, memegang tahta.

Pemerintahan Ratu Elizabeth II selama 70 tahun dan tujuh bulan adalah yang terlama dari raja Inggris mana pun dalam sejarah.

Baca Juga: Daya Listrik 450 VA Dihapus, Said Abdullah : Sudah Tidak Layak

Pemerintahan terlama kedua dari raja yang masih hidup, sekarang ditempati oleh Ratu Margrethe II dari Denmark yang naik tahta pada tahun 1972 pada usia 32 tahun.

Terpanjang ketiga adalah Raja Swedia Carl XVI Gustaf, yang naik takhta pada usia 27 tahun setelah kakeknya meninggal pada tahun 1973.  

Sultan Brunei Darussalam  merupakan pemimpin negara yang hidup dengan segala kemewahan. 

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korsel dan Korut Memanas Saling Berbalas Rudal

Rabu, 2 November 2022 | 21:16 WIB

Rusia Ingatkan Perang Nuklir Bencana Bagi Dunia

Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:35 WIB

Drone Kamikaze Alias Syahid Iran Menakutkan Dunia

Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:31 WIB

Benzema dan Putellas Meraih Gelar Ballon d'Or 2022

Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:49 WIB

Ledakan  dan Bentrokan Terus Terjadi di Ukraina

Senin, 17 Oktober 2022 | 17:10 WIB
X