Durasi Waktu Puasa Ramadhan Terpendek dan Terlama dari Berbagai Kota di Seluruh Dunia

- Kamis, 23 Maret 2023 | 12:02 WIB
Ilustrasi. Durasi Waktu Puasa Ramadhan Terpendek dan Terlama dari Berbagai Kota di Seluruh Dunia.  (pixabay)
Ilustrasi. Durasi Waktu Puasa Ramadhan Terpendek dan Terlama dari Berbagai Kota di Seluruh Dunia. (pixabay)

INTERNASIONAL, www.wowbabel.com -- Bulan Suci Ramadhan dimulai hari ini. Puasa sebelum matahari terbit hingga terbenam berlangsung antara 12 hingga 18 jam, tergantung di mana kamu berada di dunia.

Muslim percaya bahwa Ramadhan adalah bulan ketika ayat pertama dari kitab suci Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad S.A.W. lebih dari 1.400 tahun yang lalu.

Perbedaan letak geografis tentu saja mempengaruhi lamanya pergantian pagi dan petang di seluruh negara. Pernahkah Anda berpikir berapa lama negara lain berpuasa dalam satu hari?

Baca Juga: Menggosok Gigi Saat Berpuasa, Batalkah?

Muslim yang tinggal di negara paling selatan dunia, seperti Chili atau Selandia Baru, akan berpuasa rata-rata selama 12 jam dan waktu puasa di Indonesia adalah 13 jam lebih.

Sementara di bulan-bulan sekarang, negara-negara bagian utara yang jauh dari garis khatulistiwa memiliki waktu puasa yang relatif lebih lama. Mereka yang tinggal di negara paling utara, seperti Islandia atau Greenland, akan berpuasa selama 17 jam lebih.

Di kota-kota paling utara, seperti Longyearbyen di Norwegia, di mana matahari tidak terbenam dari 20 April hingga 22 Agustus, keputusan agama telah dikeluarkan untuk mengikuti pengaturan waktu di Mekkah, Arab Saudi, atau negara muslim terdekat.

Baca Juga: Yuk Simak, Perbedaan Kata Ramadan dengan Ramadhan

Inilah kota-kota di Seluruh dunia yang mempunyai durasi jam puasa terlama hingga jam puasa terpendek:

– Nuuk, Greenland: 17 jam

– Reykjavik, Islandia: 17 jam

– Helsinki, Finlandia: 17 jam

– Stockholm, Swedia: 17 jam

– Glasgow, Skotlandia: 17 jam

Halaman:

Editor: Barly Wow

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bunga Mekar di Antartika, Apakah Benar Pertanda Bahaya

Selasa, 26 September 2023 | 06:45 WIB

India Pertimbangkan Pergantian Nama Resmi Menjadi Bharat

Senin, 11 September 2023 | 12:39 WIB
X