Larangan Perdagangan Logam Rusia Tak Pengaruhi Harga Timah Dunia

- Jumat, 30 September 2022 | 14:57 WIB
Harga timah dunia tidak terpengaruh oleh rencana LME melarang oerdagangan logam Rusia. (ist)
Harga timah dunia tidak terpengaruh oleh rencana LME melarang oerdagangan logam Rusia. (ist)

LONDON,www.wowbabel.com -- Logam dasar di London Metal Exchange (LME) dan Shanghai Futures Exchange (SHFE) ditutup dengan lonjakan. Namun timah malah berbalik arah jatuh 0,5 persen pada 20.550 Dolar AS per metrik ton.

Lonjakan harga logam dasar kemarin masih terus bertahan hingga perdagangan Jumat 30 September 2022 setelah didorong oleh kabar LME mempertimbangkan kemungkinan larangan perdagangan logam Rusia.

Berita larangan ini kemudian membuat harga logam LME melonjak yang sebekumnya di jakur penurunan.

Pada saat yang sama, penurunan indeks dolar AS juga mendukung rebound harga logam.
Tembaga LME diperdagangkan naik 1,8 persen pada 7.555 Dolar AS per ton, aluminium melonjak 6,9 persen menjadi 2.271 Dolar AS, seng bertambah 4,1 persen menjadi 2.970 Dolar AS, timbal menguat 1,5 persen menjadi 1.865 Dolar AS dan nikel naik 4,1 persen pada 22.700 Dolar AS sementara timah tergelincir 0,9 persen menjadi 20.550 Dolar AS per metrik ton.

Sebelumnya negara-negara Barat memberlakukan sanksi terhadap bank-bank Rusia dan orang-orang kaya yang terkait dengan Presiden Vladimir Putin sejak invasi Rusia ke Ukraina, tetapi sejauh ini tidak ada batasan untuk membeli logam Rusia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tetap Stop Ekspor Timah

Mengutip Reuters, kabar LME melarang perdagangan logam Rusia dapat menyebabkan kekurangan dan lonjakan harga lebih lanjut pada saat inflasi meningkat di seluruh dunia.

"Larangan akan sangat merugikan pasokan Barat," kata seorang pedagang
"Tapi LME tidak bisa benar-benar mengambil tindakan sepihak. Produsen Rusia harus diberi sanksi."

Menangguhkan pengiriman baru logam Rusia dapat memicu lonjakan harga yang serupa dengan yang terlihat setelah Departemen Keuangan AS memberlakukan sanksi terhadap Rusal dan LME menghapus aluminiumnya pada 2018.

Halaman:

Editor: Barly Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditekan WTO, Hilirisasi Dilanjutkan

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:31 WIB

BI Siap Kawal Kebangkitan Ekonomi Bangka Belitung

Rabu, 30 November 2022 | 20:54 WIB

Stok Timah Batangan China Menyusut Dihantam Pandemi

Selasa, 29 November 2022 | 11:06 WIB

Harga Timah Rebound Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Senin, 28 November 2022 | 17:15 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Kamis, 24 November 2022 | 14:52 WIB

Harga Timah Kembali Menguat 

Rabu, 23 November 2022 | 15:34 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 21.000 Dolar

Selasa, 22 November 2022 | 12:50 WIB

Harga Timah Jatuh 5,2 Persen Menjadi 21.000 Dolar AS 

Senin, 21 November 2022 | 13:58 WIB

Wow....Vespa GTV 2023 Harga Avanza Seken Bisa Lewat

Kamis, 17 November 2022 | 18:56 WIB
X