Tekanan Berat Hingga Akhir Tahun, Harga Timah Diprediksi Makin Lemah

- Jumat, 30 September 2022 | 10:06 WIB
Harga timah berjangka di bursa LME dan SHFE ditutup nail pada Selasa 13 September. Kenaikan harga timahbdidorong pelemahan dolar AS. (ist)
Harga timah berjangka di bursa LME dan SHFE ditutup nail pada Selasa 13 September. Kenaikan harga timahbdidorong pelemahan dolar AS. (ist)

BANGKA BELITUNG,www.wowbabel.com -- Harga timah dunia diperkirakan jatuh di level terendah memasuki kuartal terakhir 2022.  Timah bersama logam industri masih terpukul oleh pelemahan ekonomi global.

Padahal memasuki kuartal terakhir adalah musim puncak pembelian timah. Dengan persedian timah yang terbatas sementara permintaan yang melonjak mondorong harga. Namun diperkirakan tidak terjadi untuk tahun ini.

Kenaikan suku bunga di beberapa negara telah menandai akan terjadinya ekonomi dunia yang berdampak pada lemahnya permintaan terhadap logam industri.

Baca Juga: Harga Timah Melonjak Saat Prospek Permintaan Logam Suram

"Kondisi pasar timah yang mendasari dapat mendukung harga pada kuartal terakhir tahun ini, meskipun ada tekanan makro ekonomi," kata Analis Pasar International Tin Association (ITA), James Willoughby dalam pernyataan di web resmi ITA,  Kamis (29/9/2022).

Dari pengamatan dilakukan ITA sedikit peningkatan permintaan terhadap timah di awal kwartal ketiga 2022. Hanya saja persediaan timah di pasar sedang melimpah.

 Stok timah di gudang  London Metal Exchange (LME) menjelang akhir September mencapai 5.095 metrik ton. Rekor persediaan tertinggi sejak 2021. Sedangkan harga timah saat ini berada pada level US$20.400 per metrik ton yang terendah sejak kwartal terakhir 2020.

Baca Juga: Gagal Rebound, Harga Timah Turun 1,2 Persen

"Ada tanda-tanda awal bahwa permintaan mungkin mulai meningkat untuk musim liburan. Meskipun ini kemungkinan akan mencapai puncaknya lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya, ini dapat menyebabkan beberapa pengetatan di pasar mengingat sedikit perkiraan perlambatan pasokan selama periode tersebut," tambah Willoughby. 

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditekan WTO, Hilirisasi Dilanjutkan

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:31 WIB

BI Siap Kawal Kebangkitan Ekonomi Bangka Belitung

Rabu, 30 November 2022 | 20:54 WIB

Stok Timah Batangan China Menyusut Dihantam Pandemi

Selasa, 29 November 2022 | 11:06 WIB

Harga Timah Rebound Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Senin, 28 November 2022 | 17:15 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Kamis, 24 November 2022 | 14:52 WIB

Harga Timah Kembali Menguat 

Rabu, 23 November 2022 | 15:34 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 21.000 Dolar

Selasa, 22 November 2022 | 12:50 WIB

Harga Timah Jatuh 5,2 Persen Menjadi 21.000 Dolar AS 

Senin, 21 November 2022 | 13:58 WIB

Wow....Vespa GTV 2023 Harga Avanza Seken Bisa Lewat

Kamis, 17 November 2022 | 18:56 WIB

Reli Harga Timah Redup Oleh Kekuatan Dolar AS

Kamis, 17 November 2022 | 14:48 WIB
X