Jokowi Ingatkan Inflasi Tak Terkendali  Momok Menakutkan Saat Ini

- Jumat, 30 September 2022 | 07:36 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran pemerintah pusat hingga daerah untuk mewaspadai laju inflasi akibat kenaikan harga barang dan jasa saat memberikan pengarahan kepada  seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati, di Jakarta, Kamis  (29/9/20 (IST)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran pemerintah pusat hingga daerah untuk mewaspadai laju inflasi akibat kenaikan harga barang dan jasa saat memberikan pengarahan kepada  seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati, di Jakarta, Kamis  (29/9/20 (IST)

JAKARTA, wowbabel.com -- Inflasi tinggi terjadi di sejumlah negara akibat resesi ekonomi saat ini. Situasi yang tidak pasti menjadi hal yang menakutkan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejumlah negara maju mengalami inflasi yang tak terkendali sehingga terjadi kenaikan harga batang dan jasa.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi mengajak jajarannya dari pusat hingga daerah untuk kompak mengendalikan laju inflasi.

"Yang pertama ingin saya sampaikan, momok terbesar semua negara sekarang ini adalah inflasi, kenaikan barang dan jasa," kata Presiden Jokowi saat pengarahan kepada Seluruh Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, Pimpinan BUMN, Pangdam, Kapolda, dan Kajati, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis  (29/9/2022). 

Baca Juga: Atasi Inflasi, Moeldoko Sarankan HKTI Babel dan Pemda Tanam Cabai dan Bawang

Inflasi menjadi momok menakutkan bagi semua negara Momok saat ini. 

"Inflasi di semua negara yang biasanya dulu hanya satu, sekarang sudah lebih dari delapan, lebih dari sepuluh, bahkan ada yang sudah di atas 80 persen. Ada lima negara yang sudah di atas 80 persen," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi mengajak semua pihak dari tingkat pusat hingga daerah  untuk bersatu dan kompak mengendalikan laju inflasi. Seperti kekompakan saat menanggulangi pandemi Covid-19.

"Kita harus kompak, harus bersatu dari pusat, provinsi, kabupaten, kota sampai ke bawah, dan semua kementerian/lembaga seperti saat kita kemarin menangani COVID-19. Kalau COVID-19 kita bisa bersama-sama, urusan inflasi ini kita juga harus bersama-sama. Setuju?" tanya Jokowi.

Baca Juga: Harga Timah Ambruk Tersapu Data Inflasi

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditekan WTO, Hilirisasi Dilanjutkan

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:31 WIB

BI Siap Kawal Kebangkitan Ekonomi Bangka Belitung

Rabu, 30 November 2022 | 20:54 WIB

Stok Timah Batangan China Menyusut Dihantam Pandemi

Selasa, 29 November 2022 | 11:06 WIB

Harga Timah Rebound Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Senin, 28 November 2022 | 17:15 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Kamis, 24 November 2022 | 14:52 WIB

Harga Timah Kembali Menguat 

Rabu, 23 November 2022 | 15:34 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 21.000 Dolar

Selasa, 22 November 2022 | 12:50 WIB

Harga Timah Jatuh 5,2 Persen Menjadi 21.000 Dolar AS 

Senin, 21 November 2022 | 13:58 WIB

Wow....Vespa GTV 2023 Harga Avanza Seken Bisa Lewat

Kamis, 17 November 2022 | 18:56 WIB

Reli Harga Timah Redup Oleh Kekuatan Dolar AS

Kamis, 17 November 2022 | 14:48 WIB
X