Harga Timah Masih Kuat dari Hantaman Dolar AS

- Selasa, 27 September 2022 | 13:32 WIB
Indonesia mengekspor timah sebanyak 8.633,05 metrik ton pada Agustus 2022. Lonjakan ekspor timah Indonesia makin memukul harga timah yang turun dalam empat bulan terakhir.  (IST)
Indonesia mengekspor timah sebanyak 8.633,05 metrik ton pada Agustus 2022. Lonjakan ekspor timah Indonesia makin memukul harga timah yang turun dalam empat bulan terakhir.  (IST)

LONDON,www.wowbabel.com – Harga timah masih menjadi satu-satunya logam dasar yang bertahan dari hantaman dolar Amerika Serikat (AS). Timah kembali melanjutkan kenaikanya dalam dua hari ini.

Timah kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) hingga jeda perdagangan Selasa (27/9/2022) siang, naik 1,6% menjadi US$20.640 per metrik ton. Sehari sebelumnya harga timah ditutup naik 0,6% menjadi US$20.500 per metrik ton.

Sedangkan logam dasar lainnya terus melanjutkan penurunan dengan nikel anjlok 5,1% disusul seng turun 2,79% dan Lead jatuh 2,7%. Alumunium dan tembaga juga masing-masing jatuh 1,1% dan 1,2%.

Harga logam industri jatuh bersama dengan emas setelah dolar AS melonjak ke rekor tertinggi di tengah kekhawatiran terus-menerus bahwa pengetatan moneter bank sentral global akan menyebabkan resesi.

Baca Juga: Harga Timah Satu-satunya Logam Dasar yang Bertahan dari Tekanan

Mata uang pound Inggris memperpanjang penurunannya setelah Bank of England mengatakan mungkin tidak bertindak sebelum November untuk membendung kekalahan yang membawa sterling ke rekor terendah.

Akibatnya membantu dolar AS memperpanjang kekuatannya terhadap setiap mata uang utama, dan membebani komoditas yang dihargai dalam mata uang AS seperti yang dilaporkanBloomberg.

Para investor menyukai dolar sebagai aset menguntungkan di saat ketidakpastian ekonomi menyebabkan harga logam kemungkinan akan tetap di bawah tekanan ke depan. 

Pengetatan moneter yang agresif untuk mengendalikan inflasi yang merajalela berisiko terjadinya resesi, mengaburkan prospek permintaan untuk tembaga dan logam industri lainnya.

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditekan WTO, Hilirisasi Dilanjutkan

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:31 WIB

BI Siap Kawal Kebangkitan Ekonomi Bangka Belitung

Rabu, 30 November 2022 | 20:54 WIB

Stok Timah Batangan China Menyusut Dihantam Pandemi

Selasa, 29 November 2022 | 11:06 WIB

Harga Timah Rebound Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Senin, 28 November 2022 | 17:15 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Kamis, 24 November 2022 | 14:52 WIB

Harga Timah Kembali Menguat 

Rabu, 23 November 2022 | 15:34 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 21.000 Dolar

Selasa, 22 November 2022 | 12:50 WIB

Harga Timah Jatuh 5,2 Persen Menjadi 21.000 Dolar AS 

Senin, 21 November 2022 | 13:58 WIB
X