Setelah Bangkit, OYO Fokus Pasar Hotel Indonesia

- Senin, 19 September 2022 | 16:14 WIB
Ritesh Agarwal pendiri Oyo Hotels kembali bangkit dengan rencana  pencatatan saham di bursa awal tahun 2023. (IST)
Ritesh Agarwal pendiri Oyo Hotels kembali bangkit dengan rencana pencatatan saham di bursa awal tahun 2023. (IST)

Baca Juga: Pemuda API Bangka Selatan Tuding Anggota Dewan Kerjaan Happy dan Tidur Nyenyak di Hotel

Ritesh Agarwal, Founder & Group CEO, OYO, mengatakan, Ankit Tandon memberikan dorongan ke pasar Asia Tenggara yang memiliki potensi tinggi, setelah dimulainya relaksasi pembatasan wilayah yang disebabkan oleh Covid-19 beberapa saat yang lalu.

Melihat pengalaman Ankit dalam memulai dan mengembangkan banyak komponen bisnis di OYO seperti bisnis hotel segmen menengah, saya optimis Ankit akan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan di pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah sebagai salah satu wilayah terpenting bagi OYO.

Didukung latar belakang dan gaya kepemimpinan yang kuat, Ankit akan menavigasi pasar utama OYO Global di wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah melalui masa pemulihan pasca pandemi melalui pengembangan teknologi terkini menyeluruh, yang memungkinkan OYO untuk menjalankan fungsi bisnis perhotelan secara efektif dan efisien, menyediakan akomodasi berkualitas di bisnis hotel segmen menengah, dan  memberikan pengalaman digital yang seamles kepada para pelanggan.

Sejak beroperasi pada 2018, OYO Indonesia telah mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dengan ribuan properti yang tersebar di 150 kota di seluruh Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa OYO melihat Indonesia memiliki potensi besar dalam industri hospitality dan pariwisata, meski sempat terpukul oleh kondisi pandemi beberapa tahun belakangan ini.

Indonesia merupakan negara dengan potensi pariwisata yang sangat baik, didukung dengan kekayaan alamnya hingga budayanya yang sangat beragam. Selain itu, kami juga masih melihat potensi pengembangan bagi segmen hotel kecil dan menengah yang memiliki basis konsumen besar di Indonesia. Oleh karena itu, OYO akan terus memperkuat investasi di Indonesia mulai dari pengembangan teknologi dan inovasi hingga pengembangan ekosistem pariwisata lokal,” ungkap Ankit kepada media dalam kunjungganya ke Indonesia April silam. (wb)

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ditekan WTO, Hilirisasi Dilanjutkan

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:31 WIB

BI Siap Kawal Kebangkitan Ekonomi Bangka Belitung

Rabu, 30 November 2022 | 20:54 WIB

Stok Timah Batangan China Menyusut Dihantam Pandemi

Selasa, 29 November 2022 | 11:06 WIB

Harga Timah Rebound Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Senin, 28 November 2022 | 17:15 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 22.000 Dolar AS

Kamis, 24 November 2022 | 14:52 WIB

Harga Timah Kembali Menguat 

Rabu, 23 November 2022 | 15:34 WIB

Harga Timah Bertahan di Level 21.000 Dolar

Selasa, 22 November 2022 | 12:50 WIB

Harga Timah Jatuh 5,2 Persen Menjadi 21.000 Dolar AS 

Senin, 21 November 2022 | 13:58 WIB
X