Setelah Bangkit, OYO Fokus Pasar Hotel Indonesia

- Senin, 19 September 2022 | 16:14 WIB
Ritesh Agarwal pendiri Oyo Hotels kembali bangkit dengan rencana  pencatatan saham di bursa awal tahun 2023. (IST)
Ritesh Agarwal pendiri Oyo Hotels kembali bangkit dengan rencana pencatatan saham di bursa awal tahun 2023. (IST)

 

INDIA, wowbabel.com -- OYO, Perusahaan pemesanan hotel mengajukan dokumen keuangan baru menargetkan penawaran umum perdana (IPO) pada awal 2023.

Perusahaan teknologi perjalan global ini menarget pasar Indonesia yang sangat potensil pasca pandemi Covid-19.

Indonesia tetap menjadi fokus terbesar bagi OYO untuk wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah. Startup ini juga fokus menggarap pasar India, Malaysia, dan Eropa,  mengurangi operasi di pasar yang sebelumnya dianggap penting, yakni Amerika Serikat dan China.

Baca Juga: Oyo Hotel Didukung SoftBank  Bangkit Kembali

OYO dan pendiri Ritesh Agarwal mencoba melakukan IPO setelah mengalami  kemunduran dalam upaya mereka untuk mengubah industri hotel dan penginapan.Serangkai upaya dilakukan sehingga OYO mulai bangkit kembali.

Pendiri SoftBank Group Corp. Masayoshi Son adalah pendukung awal dan antusias, dan konglomerat Jepang memegang sekitar 47% di startup yang berbasis di Gurgaon. Agarwal yang berusia 28 tahun memiliki sekitar sepertiga.

Pada April lalu OYO telah menunjuk Ankit Tandon sebagai CEO OYO untuk Asia Tenggara & Timur Tengah. Ankit pun akan mengemban dua tanggung jawab sekaligus, yaitu sebagai Chief Executive Officer untuk wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah (SEAME) dan posisi yang diembannya sebelumnya, yaitu sebagai Global Chief Business Officer.

Penunjukan Ankit juga merupakan upaya OYO untuk terus memperkuat bisnisnya di Indonesia, yang kini menjadi salah satu fokus pasar utama bagi OYO Global.

Ankit sendiri merupakan sosok yang berpengalaman dalam memulai dan mengembangkan banyak komponen bisnis OYO sebelumnya, sehingga ia dipercaya untuk memimpin wilayah Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Timah Shanghai Menguat, di London Malah Turun

Senin, 30 Januari 2023 | 18:21 WIB

Harga Timah  Kembali Terhempas  

Senin, 30 Januari 2023 | 11:58 WIB

Harga Timah di Jalur Rekor Kenaikan Bulanan Tertinggi

Jumat, 27 Januari 2023 | 18:02 WIB

Wow, Harga Timah Catat Rekor, Tembus 33.000 Dolar

Jumat, 27 Januari 2023 | 10:12 WIB

Indonesia Pemasok Timah Olahan Terbesar ke Cina

Kamis, 26 Januari 2023 | 10:02 WIB

Harga Timah  Melonjak Dekati 31.000 Dolar AS

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:52 WIB

Melesat, Harga Timah Sempat Dekati 30.000 Dolar

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:18 WIB

Jelang Libur Imlek, Harga Timah Terkoreksi Tajam

Kamis, 19 Januari 2023 | 13:49 WIB

Harga Timah Terhindar dari Kejatuhan Lebih Dalam

Rabu, 18 Januari 2023 | 16:49 WIB

Harga Timah Turun Setelah Permintaan Melemah

Selasa, 17 Januari 2023 | 10:43 WIB

Harga Timah Shanghai Menembus 228.000 Yuan

Senin, 16 Januari 2023 | 10:00 WIB

Wow, Harga Timah Dunia Melesat 29.000 Dolar

Jumat, 13 Januari 2023 | 16:23 WIB
X