• Senin, 3 Oktober 2022

BEI Luncurkan Investasi Baru Waran Terstruktur

- Senin, 19 September 2022 | 11:52 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan produk investasi baru yang diterbitkan oleh Anggota Bursa (AB), yaitu waran terstruktur di Main Hall BEI pada Senin (IST)
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan produk investasi baru yang diterbitkan oleh Anggota Bursa (AB), yaitu waran terstruktur di Main Hall BEI pada Senin (IST)

 

JAKARTA, www.wowbabel.com  – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan produk investasi baru yang diterbitkan oleh Anggota Bursa (AB), yaitu waran terstruktur di Main Hall BEI pada Senin (19/9/2022).

Layanan investasi baru waran terstruktur ini terbentuk dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

Waran terstruktur memberikan hak kepada pembelinya untuk menjual atau membeli suatu underlying asset, pada harga dan tanggal yang telah ditentukan (harga dan tanggal exercise).

Adapun underlying asset tersebut merupakan saham-saham yang masuk dalam konstituen Indeks IDX30. Mekanisme perdagangan waran terstruktur tidak berbeda dengan equity waran yang saat ini sudah marak diperdagangkan di bursa.

Baca Juga: BEI Kembali Gelar Public Expose Live 2022, 54 Perusahaan Ikut Meramaikan

Perbedaan waran terstruktur dan equity waran adalah pada penerbit dan pada metode penyelesaian saat jatuh tempo. Equity waran diterbitkan oleh perusahaan/emiten dari saham yang menjadi underlying, sedangkan waran terstruktur diterbitkan oleh AB yang memenuhi persyaratan OJK.

Selain itu, penyelesaian waran terstruktur pada saat jatuh tempo menggunakan cash settlement, bukan penyerahan saham (physical settlement) seperti equity waran.

Investor yang waran terstrukturnya memiliki nilai in the money, akan menerima cash sebesar selisih dari harga pasar dengan harga exercise. Jika investor tidak ingin menyimpan waran terstruktur hingga jatuh tempo, investor dapat memperjualbelikannya di pasar sekunder layaknya equity waran.

Investor tidak perlu khawatir atas likuiditas waran terstruktur di pasar sekunder, karena terdapat liquidity provider yang memastikan investor dapat membeli atau menjual waran terstruktur setiap saat di pasar sekunder.

Halaman:

Editor: Kris Wow

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyebab Harga Timah di ICDX Lebih Tinggi

Senin, 3 Oktober 2022 | 08:18 WIB

Harga Timah Melonjak Saat Prospek Permintaan Logam Suram

Kamis, 29 September 2022 | 12:34 WIB

Gagal Rebound, Harga Timah Turun 1,2 Persen

Rabu, 28 September 2022 | 17:06 WIB

Impor Timah Konsentrat China Naik Signifikan

Rabu, 28 September 2022 | 14:48 WIB

Lonjakan Harga Timah Tertahan

Rabu, 28 September 2022 | 10:27 WIB

Harga Timah Masih Kuat dari Hantaman Dolar AS

Selasa, 27 September 2022 | 13:32 WIB
X