Harga Timah Tetap Jatuh Meski Smelter di Cina Batasi Produksi

Abeng    •    Jumat, 24 Juni 2022 | 10:27 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGAKALPINANG, wowbabel.com -- Meskipun semakin banyak produsen timah di China yang mengumumkan pembatasan produksi yang signifikan pada bulan Juni dan Juli, harga timah di Shanghai Futures Exchange (SHFE) terus turun.

Ganzhou Kaiyuan adalah pabrik peleburan timah China terbaru yang mengumumkan pemeliharaan tahunan. Pemeliharaan bisa berlangsung selama satu bulan dan akan mempengaruhi sekitar 1.500 ton produksi timah olahan.

Dalam pengumuman yang diterbitkan pada 20 Juni, perusahaan mengatakan bahwa dengan mempertimbangkan keadaan peralatan peleburan, mereka akan mengganti batu bata tungku dan menyelesaikan perawatan pada peleburannya.

 Sebelumnya pada 14 Juni lalu, ada belasan pabrik peleburan di Tiongkok mengumumkan bahwa mereka akan offline untuk menyelesaikan pemeliharaan tahunan mereka . Yang terbesar, Yunnan Tin, akan ditutup hingga 50 hari dengan produksi yang berkurang sekitar 12.000 metrik ton.

Berdasarkan perkiraan Asosiasi Timah Internasional (ITA), penghentian sementara peleburan timah di Tiongkok akan berdampak pada produksi timah olahan di negara itu. 

 "Secara total, sekitar 13.500 ton timah olahan tidak akan diproduksi selama Juni-Juli karena pemeliharaan smelter," kata juru bicara ITA.

 Berdasarkan informasi dari sekitar 17 smelter yang disurvei, ITA memperkirakan bahwa tingkat pemanfaatan smelter China akan turun secara signifikan dari pertengahan hingga akhir Juni. Produksi yang hilang akibat pemeliharaan smelter di atas diperkirakan melebihi 12.000 ton hingga awal Agustus. Output akan mulai pulih secara signifikan pada akhir Juli saat Yunnan Tin memulai kembali tungkunya.

Sejak pertengahan April 2022 harga  timah di Shanghai Fututes Exchange (SHFE) berada pada 340.000 yuan turun menjadi 250.000 yuan per metrik ton pada akhir Mei, memasuki pekan kedua Juni,  timah SHFE sudah di 230.000 yuan per metrik ton atau turun lebih dari 30%.

Kemarin, timah SHFE 2207 yang paling banyak diperdagangkan  ditutup turun 2,83% atau 6.660 yuan pada 229.000 yuan per meteik ton.  Di pasar spot, lebih sedikit penjual hulu yang melakukan penawaran pada perdagangan ketika harga berjangka turun. Persedian timah di waran SHFE bertambah menjadi 3.180 metrik ton. (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL