Dua Bocah di Kundi Alami Luka-luka Gegara Dicakar Kucing Liar

Chairul Aprizal    •    Rabu, 25 Mei 2022 | 15:30 WIB
Lokal
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

SIMPANGTERITIP,www.wowbabel.com – Dua orang bocah berinisial AD (2) dan GN (6) warga Desa Kundi Kecamatan Simpang Teritip menderita luka parah setelah dicakar oleh seekor kucing liar.

Kedua bocah tersebut sempat dilarikan ke Puskesmas Kundi lantaran menderita luka yang cukup parah di bagian kepala dan wajah, sehingga mendapat beberapa jahitan.

Dokter Puskesmas Kundi, Abdi Abdurrahman, ketika dikonfirmasi Rabu (25/5/2022)  membenarkan adanya dua orang bocah yang luka-luka lantaran dicakar kucing liar.

"Benar itu ada. Untuk kejadian dua minggu yang lalu. Ada dua pasien yang pertama AD terdapat luka robek d ibagian kepala kurang lebih empat hingga lima sentimeter dan di bagian wajah, sedangkan untuk GN terdapat luka robek di bagian dahi dan bibir," ungkap Abid Abdurrahman.

Abid menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di lokasi kebun milik orang tua kedua bocah tersebut. Saat itu AD sedang menikmati makanan di pondok kebun tanpa pengawasan dari orang tua. Tiba-tiba didatangi seekor kucing liar dan langsung menyerang serta mencakar.

"AD itu diajak ke kebun sama orangtuanya, jadi si anak lagi makan, waktu makan tiba-tiba ada kucing. Biasanya kucing itu ikut makan juga, namun pas ditinggal orang tuanya tiba-tiba AD dicakar. Pas orang tuanya datang setelah liat anaknya sudah berdarah di bagian kepalanya itu," terang Abid.

Abid menambahkan, kucing liar tersebut tak hanya menyerang AD namun juga menyerang sang kakak, yakni GN yang juga mengalami luka-luka.

Abid mengimbau kepada orang tua agar tidak meninggalkan anak tanpa ada pemantauan.

"Saya imbau kepada masyarakat kalau bisa jangan ditinggalkan anak sendirian, baik di kebun atau di rumah. Kalau bisa masih dalam pengawasan walaupun ditinggalkan tapi tetap terpantau sama keluarga. Jadi jika terjadi sesuatu, pihak keluarga atau orang tua mengetahuinya,” imbau Abid.

Sementara itu Kulisum (38), ibu dari GN, mengaku tidak tahu persis kejadian sebenarnya, yang ia ketahui ketika itu anaknya sedang bermain di samping pondok.

"Kejadian di samping pondok, GN ini masih main masak-masakan, sekali saya tahu sudah berdarah di bagian wajahnya,” tutur Kulisum.

Kulisum mengaku tidak mengetahui kucing liar yang mana yang telah melukai anaknya, lantaran mereka tidak memelihara kucing.

"Saya tidak tahu itu kucing liar atau bukan, tapi badannya besar. Tiba-tiba langsung mencakar anak saya,” pungkas Kulisum.(rul/wb)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL