Kenalkan Pentingnya Peran APBN, DJPb Gelar Kemenkeu Goes to School

Jurnalis_Warga    •    Kamis, 24 Februari 2022 | 12:01 WIB
Lokal
Caption: Kemenkeu Goes to School yang dilaksanakan di salah satu sekolah di Pangkalpinang. (IST)
Caption: Kemenkeu Goes to School yang dilaksanakan di salah satu sekolah di Pangkalpinang. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Kemenkeu Goes to School dalam rangka mengenalkan fungsi kementrian keuangan, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terkait pentingnya peran APBN dalam pengelolaan keuangan negara saat ini.

"Disini kita mengedukasi siswa dan siswi SMA dalam wujud program merdeka belajar, agar siswa tidak hanya belajar atau dalam kelas, tapi dari para praktisi, salah satunya praktisi keuangan. Kali ini mereka dapat informasi tentang APBN dan bea cukai," kata Kepala Perwakilan DJPb Babel, Edih Mulyadi di Pangkalpinang, Kamis (24/2/2022). 

Ia mengatakan, kegiatan Kemenkeu Goes to school ini perdana digelar di tingkat SMA, karena untuk di tingkat kampus, sudah sering digelar. Banyak informasi yang akan diterima para siswa terkait peran dan fungsi kementrian keuangan di tengah masyarakat saat ini.

"Dengan memperkenalkan hadirnya Kemenkeu, mereka tahu bahwa negara punya satu peran yang sangat vital untuk pendapatan dan belanja negara. Bagaimana peran APBN dalam penanganan COVID-19, Dana BOS, dan ada bantuan pulsa dari APBN yang dinikmati mereka para siswa dan siswi," katanya.

Edih menambahkan, di kesempatan ini pihaknya juga mengedukasi para siswa untuk menarik minat mereka agar nantinya dapat bergabung di kementrian keuangan.

"Generasi inilah yang akan menggantikan peran kami kedepan dan diharapkan agar mereka tertarik,  bagaimana peran strategi akuntansi negara yang menjadi salah satu sumber utama rekrutmen pegawai kemenkeu," ungkapnya.

Kepala sekolah SMA Negeri 3 Pangkalpinang, Kunlistiani mengatakan, melalui kegiatan merdeka belajar para siswa dan siswi dapat termotivasi dalam membangun bangsa.

"Siswa dan siswi termotivasi untuk berperan dengan harapan nantinya mereka inilah yang akan menjadi duta bea cukai. Biasanya para siswa hanya mengenal praktisi dari polisi, jaksa dan ini baru diketahui siswa dan siswi, semoga nanti mereka berperan membangun bangsa," ujarnya.* (rill/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL