Anggota DPRD Bangka Tengah Minta Direktur BUMD PT BTP Benahi Beberapa Hal

Herdian wow    •    Rabu, 19 Januari 2022 | 11:14 WIB
Lokal
Caption: Anggota DPRD Bateng Komisi II Apri Panzupi. (her/wb)
Caption: Anggota DPRD Bateng Komisi II Apri Panzupi. (her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com -- Anggota DPRD Bangka Tengah Apri Panzupi Rabu meminta jajaran pejabat di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bangka Tengah Prima (BTP) yang baru dilantik  untuk segera membuat struktur manajemen dan membuat rencana bisnis  yang matang dalam menjalankan usaha. 

"Pertama tentunya kami ucapkan selamat kepada Komisaris dan Direktur yang baru dilantik. Semoga ini adalah keputusan dan komposisi terbaik bagi BUMD PT Bangka Tengah Prima untuk dapat bangkit dari tidur panjangnya," ucap Anggota DPRD Bateng Komisi II Apri Panzupi, Rabu (19/1/2022).

"Kedua, kami juga berharap Direksi yg baru segera action yang terukur tentunya, mulai dari pembenahan struktur manajemen, yang tentunya pun harus disesuaikan dengan core bisnis BUMD itu sendiri. Artinya penempatan komposisi Direksi dan manajemen yang baru perlu menyesuaikan dengan kemampuan personal dan core bisnis yang akan dijalankan, sehingga placing nya tepat," sambungnya. 

Selanjutnya, Politisi PPP ini mengatakan segera susun bisnis plan untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Mengingat periodisasi Direktur untuk lima tahun sedangkan Komisaris ini hanya empat tahun. Oleh karena itu, dokumen rencana bisnis mutlak diperlukan agar memiliki kajian yang juga sekaligus sebagai kontrol bagi manajemen dalam menjalankan bisnisnya.

"Ketiga, Direksi yang baru harus pandai menjalin komunikasi dengan pihak luar, mulai dari skema bisnis sampai struktur permodalan. Apalagi di tahun Anggaran 2022 ini, Pemkab Bangka Tengah tidak menyiapkan penyertaan modal untuk PT Bangka Tengah Prima. Oleh karena itu Direksi yang baru harus sangat mampu mensiasati skema permodalan ini," ungkapnya

Perlu diketahui, sejak awal disaat rapat Badan Anggaran (Banggar) kami daru Fraksi PPP sudah menanyakan dan mengingatkan terkait hal ini.

"Untuk itu kami berharap jangan pernah ada bahasa  kami tak bisa kerja, karena tak punya modal," pesannya. 

Apalagi aturan memberikan keleluasaan yang lebih kepada BUMD yang telah berbentuk Perseroan Terbatas (PT) seperti PT Bangka Tengah Prima ini.

"Ia agak sedikit luwes jika dibanding dengan BUMD yg berbentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda), seperti PDAM. Karena kalau Perumda ia cukup diatur dengan Permen dan PP 54 tahun 2017," tuturnya

"Sedangkan kalau PT, ia bisa diberlakukan juga dengan UU 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Jadi kami berharap Komisaris dan Direktur yang baru dilantik ini memahami itu," sebutnya. (her/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL