Harga Timah Kembali Menguat

Tim_Wow    •    Senin, 29 November 2021 | 10:28 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Harga timah di pasar London dibuka menguat pada Senin (29/11/2021) pagi. Timah masih berada di level harga tertinggi US$39.200 per metrik ton. 

Penyebaran virus Covid-19 varian baru di Afrika Selatan pada Jumat pekan lalu sempat membuat harga timah dan logam dasar di pasar komoditas tertekan. Timah kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) sempat turun menjadi US$38.600 perton.  Namun pada penutupan pasar sore hari, harga timah sudah kembali pada US$39.000 per ton. Sehari sebelumnya harga timah mencatat rekor tertinggi baru US$40.200 per ton.

Persedian barang yang masih terbatas di gudang LME pada akhir pekan sebanyak 1.230 ton naik sedikit dari hari sebelumnya. Namun jumlah persediaan masih dalam batas rendah.

Saat harga logam LME  ditutup melemah pada perdagangan Jumat lalu dengan tembaga turun 3,24%, aluminium turun 4,53%, timbal turun 0,24%, dan seng turun 3,85%, timah berhasil rebond untuk kembali ke level harga tertingginya.

Berbeda dengan pasar Shanghai Futures (Exchange (SHFE), harga logam dasar cenderung melemah pada Senin pagi di tengah sentimen penghindaran risiko ditemukannya varian super kuat COVID-19. 

Logam SHFE  jatuh secara keseluruhan dalam perdagangan sejak Jumat lalu. Tembaga turun 2,39%, aluminium turun 3,27%, seng turun 3,24%, nikel turun 4%, dan timbal naik tipis 0,03%.

Pada sesi Jumat lalu, kontrak timah SHFE  sedikit turun karena operasi peleburan timah juga menurun pekan lalu.  Beberapa pabrik peleburan di provinsi Yunnan dan Jiangxi terkena dampak pembatasan produksi terkait perlindungan lingkungan, tetapi dampaknya diperkirakan terbatas. Kontrak timah SHFE  kemungkinan akan tetap pada level tinggi. (wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE