DPRD Babel Minta Hasil Reses Masuk Dalam RKPD

Dwi H Putra    •    Jumat, 26 November 2021 | 18:59 WIB
Lokal
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses tahun Sidang III Masa Sidang I Tahun 2022 bertempat di Ruang Paripurna DPRD Babel. (dwi/wb)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses tahun Sidang III Masa Sidang I Tahun 2022 bertempat di Ruang Paripurna DPRD Babel. (dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses tahun Sidang III Masa Sidang I Tahun 2022 bertempat di Ruang Paripurna DPRD Babel. 

"Reses ini sudah dilakukan anggota DPRD Babel di Daerah Pemilihan (Dapil) pada tanggal 11 -16 Oktober 2021 lalu, guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat," kata Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi dalam sidang paripurna, Jumat (26/11/2021). 

"Hasil reses yang menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang kemudian dituangkan dalam pokok pikiran DPRD," ujarnya. 

Selanjutnya hasil reses itu disampaikan sebagai usulan program dan kegiatan pembangunan daerah dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Babel dan diharapkan dapat terlaksana dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Kami sudah menyampaikan hasil reses yang merupakan pokok pemikiran, sehingga kami mohon dengan hormat pada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasu Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memasukkan hasil reses ini dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)," jelas Herman Suhadi. 

Herman menegaskan, pihaknya sebagai lembaga aspirasi, hasil reses itu tidak ingin diperdebatkan dengan alasan belum ada undangan-undangan, belum ada peraturannya, belum ada programnya belum ada kegiatannya belum ada sub kegiatannya.

"Kami minta dengan hormat kepada Pak Gubernur, ini suatu kerjasama yang baik, karena DPRD punya hak untuk menyampaikan dan membahas ataupun melaksanakan kegiatan yang ada di APBD, karena punya budgeting," paparnya. 

"Karena apa yang menjadi aspirasi masyarakat sudah kami sampaikan, kiranya dapat terealisasi demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," harap politisi PDIP ini. 

Menanggapi hal itu, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, dalam kesempatan itu menegaskan kepada TAPD dan OPD untuk mengakomodir apa yang sudah menjadi usulan DPRD berdasarkan hasil reses dan aspirasi masyarakat. 

"Kami minta maaf, jika memang hasil reses belum terealisasi, disini saya sampaikan TAPD dan OPD harus mengakomodir hal itu," tandas Erzaldi. 

"TAPD dan OPD harus melakukan rekonsiliasi dan evaluasi secara menyeluruh, kedepannya tidak boleh ada lagi yang seperti ini. Hal ini selain demi keharmonisan antara legislatif dan eksekutif, juga untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya. (dwi/wb)





MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE