Aksan Minta Pemprov Babel Segara Punya Kajian Akademis Bangka Utara

Dwi H Putra    •    Kamis, 25 November 2021 | 21:32 WIB
Lokal
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan.(ist)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan, mengaku tetap mempunyai asa akan berdirinya satu kabupaten lagi di provinsi ini.

Bahkan, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bangka Belitung ini juga sudah mendiskusikan hal ini ke para petinggi DPP PKS, guna terealisasinya Kabupaten Bangka Utara. 

Dan untuk mewujudkan Bangka Utara perlu kajian akademisi bahwa daerah menjadi kawasan strategis nasional. 

"Ini jalur top up, makanya kami mendorong Pemprov Babel punya kajian akademisi ini," kata Aksan, legislator Dapil Kabupaten Bangka ini, Kamis (25/11/2021). 

"Upaya button up memang sudah ditempuh bersama Pemprov Babel, namun masih terkenjala dengan aturan dan moratorium oleh pemerintah pusat," ujarnya 

Tidak itu saja, menurutnya kalau button up terlalu lama, karena otomatis harus sesuai undang-undang seperti pemekaran desa harus memenuhi jumlah penduduk 40 ribu jiwa dan waktunya 4-5 tahun baru diakomodir. 

Lanjutnya, Bangka Utara berpeluang untuk menjadi kawasan strategis nasional mengingat adanya kajian dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertanian.

"Tinggal pemerintah provinsinya sekarang, harus punya juga kajian akademisinya," jelas Aksan. 

"Insya Allah pemekaran Bangka Utara yang diharapkan dapat segera diakomodir oleh pemerintah pusat," harapnya. 

Diketahui usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bangka Utara telah mendapat persetujuan oleh DPRD Babel lewat sidang paripurna tahun lalu. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE