Disperindag Babel Bakal Gelar Pasar Murah, Ini Lokasinya

Jurnalis_Warga    •    Kamis, 18 November 2021 | 10:59 WIB
Lokal
Caption: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tarmin. (IST)
Caption: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tarmin. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan menggelar pasar murah dan  operasi pasar di sejumlah titik di Pulau Bangka dan Belitung.

Pasar murah dan operasi pasar merupakan salah satu solusi untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tarmin menjelaskan dalam rangka menjelang natal dan tahun baru 2022 pihaknya bekerjasama dengan pihak Distributor, Bulog dan Pemda setempat perlu melakukan pasar murah dan operasi pasar.

"Kita ingin menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok khususnya menjelang natal dan tahun baru 2022, dan juga membantu masyarakat agar dapat membeli kebutuhan bahan pokok, khususnya minyak goreng kemasan sederhana dengan harga yang lebih murah dari pasar dan toko-toko," katanya, Kamis (18/11/2021). 

Tarmin menjelaskan, Kementerian Perdagangan secara nasional memprediksikan ada tiga komoditi yang akan mengalami kenaikan yaitu minyak goreng, cabai dan telor ayam menjelang natal dan tahun baru nanti. 

Adapun rencana lokasi Pasar Murah yakni di Kota Pangkalpinang, dengan lokasi di tiga Kecamatan yaitu tanggal 2 Desember di Kecamatan Gerunggang, tanggal 6 Desember di Kecamatan Pangkalbalam dan tanggal 8 Desember di Kecamatan Bukit Intan. Dimana nantinya kegiatan pasar murah itu berbasis perdagangan komoditi pangan,  dengan sistem penjualan langsung.

Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel juga akan melaksanakan operasi pasar yang berbasis perdagangan, dimana tujuannya itu untuk menekan harga dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan bahan pokok, yang pelaksanaannya akan dilakukan di wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitunng.

"Dengan operasi pasar ini diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu dan masyarakat yang tekena dampak pademi  Covid 19, yang sudah hampir dua tahun belakangan ini menyulitkan perekomian masyarakat," katanya. 

Sementara itu, Kepala Seksi Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Achmad Fajri menuturkan operasi pasar akan dilaksanakan di wilayah seluruh Kabupaten dan Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan rinciannya yaitu Kabupaten Bangka Barat rencananya akan dilaksanakan tanggal 22 November dan 7 Desember,

Kabupaten  Bangka tanggal 23 November, Kabupaten Belitung Timur 25 November, Kabupaten Belitung tanggal 26 November, untuk tanggal 29 November akan dilakukan di Kabupaten Bangka Tengah dan untuk Kabupaten Bangka Selatan yaitu tanggal 30 November, untuk Kota Pangkalpinang tanggal 9 dan 10 Desember 2021.

"Jadi tahun 2021 ini kami melakukan kegiatan operasi pasar sebanyak 14 kali dengan lokasi operasi pasar yang telah ditentukan oleh Kabupaten/Kota agar dapat mudah dijangkau oleh masyarakat dan pastinya ditempat umum dengan target kebutuhan bahan pokok dapat tercukupi," katanya. 

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat diperlukan guna mengantisipasi lonjakan kenaikan harga barang kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru 2022, sebab ketika ada kenaikan harga di pasar maka akan menimbulkan gejolak ekonomi yang dapat berdampak inflasi.

“Dinas Peridustrian dan Perdagangan juga memastikan bahwa jumlah stok dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru 2022 cukup dan tentunya dengan harapan agar harga tidak mengalami kenaikan,” katanya. (rill/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE