Oknum ASN di Babar Menunggak Cicilan, Koperasi KPN Kesulitan Kembalikan Uang Mantan Anggota

Chairul Aprizal    •    Senin, 25 Oktober 2021 | 23:04 WIB
Lokal
Ketua Koperasi KPN Lestari Muntok Drs Wakidi.(rul/wb)
Ketua Koperasi KPN Lestari Muntok Drs Wakidi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Koperasi KPN Lestari Muntok belum dapat mengembalikan uang simpanan wajib hak mantan anggotanya yang nilainya mencapai sekitar satu miliar rupiah.

Hal ini diduga lantaran banyaknya oknum PNS di Bangka Barat yang menunggak cicilan pinjaman di koperasi tersebut.

Ketua Koperasi KPN Lestari Muntok Drs Wakidi mengakui saat ini ada sebanyak 120 orang yang tidak lagi menjadi anggota dan belum dapat dikembalikan uang simpanan wajibnya.

"Yang sudah pada berhenti itu yang sudah dibayar juga ada, yang dibayar sebagian juga ada, yang belum dibayar sama sekali juga ada," ungkap Wakidi, ditemui, Senin (25/10/2021).

Wakidi menyebutkan koperasi kesulitan mengembalikan uang haknya 120 orang itu dikarenakan banyak anggota koperasi yang ada melakukan tunggakan dalam membayar pinjaman.

"Orang-orang yang minjam itu banyak yang macet tidak bayar, bukan tidak melunasi tapi kalau ditagih katanya mau bayar tapi sampai sekarang ya gitu," ujar Wakidi.

Wakidi menuturkan rata-rata uang yang sampai sekarang belum bisa dikembalikan oleh koperasi total Rp 3 juta hingga Rp 8 juta rupiah lebih setiap orang.

"Total kalau keseluruhan yang belum terbayarkan sebesar satu miliar, belum terbayarkan yang total dan macet lebih dari itu, " ungkapnya.

Wakidi mengatakan dulunya pinjaman di koperasi ini lancar namun setelah adanya perubahan sistem sehingga sekarang gaji pegawai negeri sipil lewat bank. Sehingga sampai sekarang pihak koperasi hanya menunggu kesadaran dari anggota untuk membayar pinjamannya.

"Iya anggota ada yang ASN sudah pensiunan, iya ada ASN, karena semua itu anggota termasuk ASN. Sebenarnya kami sudah banyak usaha menagih mereka sudah sampai ke Almarhum Bupati Parhan yang lama tahun 2018 juga tapi belum sempat prosesnya selesai tapi sudah meninggal," terangnya.

Wakidi berharap kepada para anggota yang belum membayar dan menunggak segera dibayar atau dicicil karena sebagian yang menunggak juga ASN aktif bahkan ada yang jabatannya kepala dinas.

"Kami tidak usah sebutin itu lah tapi ada lah (Kepala Dinas-red). Simpanan wajib tiap anggota ini sebesar Rp 50 ribu perbulan. Uang inilah yang belum bisa dibayarkan koperasi kepada anggota yang sudah berhenti," tandasnya.

Wakidi menyebutkan koperasi KPN lestari sudah berdiri sejak tahun 80an untuk pinjaman para ASN di Bangka Barat.(rul/wb) 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE