Berlaku Hari Ini, Berikut Aturan Baru Pengendalian Transportasi Bagi Pelaku Perjalanan Khusus Babel

Dwi H Putra    •    Senin, 25 Oktober 2021 | 12:39 WIB
Lokal
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Masyarakat yang akan masuk dan keluar dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dibuat binggung dengan peraturan yang diterapkan pemerintah pusat. 

Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel kembali mengeluarkan kebijakan terkait persyaratan rute dari dan ke Bandara Depati Amir, sesuai SE 550/0774/DISHUB tentang Revisi Surat Edaran Nomor  550/0732/DISHUB tentang Pengendalian Transportasi Bagi Pelaku Perjalanan Domestik di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel. 

"Iya, sekarang dikeluarkan SE terbaru terkait pengendalian keluar masuk Babel," kata Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di  Pangkalpinang, Senin (25/10/2021). 

"Jadi, untuk SE baru ini mulai berlaku hari ini hingga waktu yang belum ditentukan, sembari menunggu kebijakan dari Pusat," pungkas Mikron. 

Diketahui, Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, mengharapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meninjau ulang aturan yang mewajibkan penumpang angkutan udara melalukan tes polymerase chain reaction (PCR), karena dapat mempengaruhi kunjungan wisatawan ke daerah kepulauan itu.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tetap mendukung Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 88 Tahun 2021 yang mewajibkan penumpang moda transportasi udara di dalam negeri untuk melalukan tes PCR, karena di satu sisi memberikan kesempatan kepada maskapai untuk mengisi kursi pesawat sebanyak 100 persen. 

Namun diharapkan pemerintah pusat untuk meninjau ulang dan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut khusus di provinsi kepulauan. 

Hal ini disebabkan perbedaan antara daerah kepulauan seperti Babel dengan provinsi lainnya yang memiliki alternatif jalur darat, seperti Trans Jawa, Trans Kalimantan, Trans Sulawesi, hingga Tol Sumatera.

Menurutnya saat ini banyak keluhan para pelaku usaha di sektor pariwisata yang didalamnya termasuk pelaku UMKM, terutama dengan tingginya harga PCR, sehingga membuat wisatawan berpikir dua kali mengunjungi Babel.

Maka dari itu, meminta penyelenggara PCR agar harga lebih dimurahkan, maupun mensubsidi PCR itu sendiri guna meringankan beban masyarakat daerah ini. (dwi/wb)

Berikut Ketentuan Perjalanan dari dan ke Babel 

Jakarta-Pangkalpinang menggunakan PCR H-2 bagi yang baru vaksin dosis satu

Pangkalpinang-Jakarta menggunakan rapid tes, PCR H-2 dan vaksin dosis satu 

Palembang-Pangkalpinang menggunakan PCR H-2 atau rapid tes antigen H-1

Panngkalpinang-Palembang menggunakan rapid tes H-1 atau PCR H-2

Tanjungpandan-Pangkalpinang menggunakan rapid tes, PCR H-2 dan vaksin dosis satu atau antigen H-1 dan vaksin dosis 2

Pangkalpinang-Tanjungpandan menggunakan PCR H-2 dan vaksin dosis satu atau antigen H-1 dan vaksin dosis 2. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL