BPS Kembangkan Program Desa Cantik, Berbasis Teknologi Informasi

Tim_Wow    •    Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:46 WIB
Lokal
Aja Nasrun, Statistisi Madya BPS Provinsi Bangka Belitung.(wb/*)
Aja Nasrun, Statistisi Madya BPS Provinsi Bangka Belitung.(wb/*)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Relawan TIK dan Dinas Kominfo Provinsi Bangka Belitung menggelar webinar “Peluang, Tantangan dan Statistik Pada Era Digital Bagi Masyarakat Desa” secara daring melalui virtual zoom.

Aja Nasrun, Statistisi Madya BPS Provinsi Bangka Belitung, yang menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut menjelaskan Program Desa Cantik. 

Menurut Aja, Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik merupakan salah satu Quick Wins BPS tahun 2021. Program ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian data pada level pemerintah desa atau dengan kata lain meningkatkan kapasitas desa  dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik. 

Ia menjelaskan ke depan Desa Cantik merupakan desa binaan statistik sektoral di desa yang akan menjadi fokus program BPS. 

"Desa yang dipilih adalah desa yang paling dekat dengan masyarakat, sekaligus sebagai ujung tombak pembangunan," ujarnya.

Di Bangka Belitung sudah ada beberapa desa yang menjadi binaan BPS, di antaranya Desa Sekar Biru Kecamatan Parittiga, Desa Karya Makmur Kecamatan Pemali, Desa Baskara Bakti Kecamatan Namang, Desa Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar, Desa Kretak Kecamatan Sungai Selan, Kelurahan Opas Indah Kota Pangkalpinang, Desa Lalang Jaya Kecamatan Mangar dan Desa Aik Pelempang Jaya Kota Tanjung Pandan. 

Kemudian desa yang terpilih sebagai pilot project Desa Cantik dapat mengoptimalkan pembinaan yang dilakukan oleh BPS, sehingga program ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Melalui pembinaan tersebut, berbagai data yang belum tersedia pada desa dapat dikumpulkan sesuai dengan kaidah statistik berstandar nasional. 

“Dengan kata lain, untuk mencapai tujuan pembentukan desa cantik sesuai harapan dilakukan pembinaan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan desa,” imbuh Aja Nasrun.

Pembangunan Desa Cantik tidak hanya mementingkan ekonomi, tetapi harus memerhatikan aspek lingkungan. Dalam pembangunan terdapat tiga unsur yakni ekonomi, sosial dan lingkungan. 

"Kegiatan bina Desa Cinta Statistik sebagai bentuk pembinaan. Untuk mengingat peranan desa dalam meningkatkan pembangunan desa berkelanjutan," tandasnya.

Perkembangan teknologi ke arah serba digital saat ini semakin pesat. Pada era digital seperti ini, manusia secara umum memiliki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Teknologi menjadi alat yang mampu membantu sebagian besar kebutuhan manusia.(wb/*)




MEDSOS WOWBABEL