Jokowi Minta Pemda Tak Bikin Ruwet Perizinan Untuk Ekspor

Tim_Wow    •    Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:19 WIB
Ekonomi
Caption: Presiden Jokowi dalam sambutannya saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021). (IST)
Caption: Presiden Jokowi dalam sambutannya saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021). (IST)

BOGOR, www.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo  meminta daerah untuk memanfaatkan pertumbuhan ekspor  dengan sebaik-baiknya. Sebab nilai eskpor Indonesia periode Januari hingga Agustus 2021 mencapai  US$142 miliar atau tumbuh 37,7 persen year on year (YoY). 

Ekspor komoditas di daerah terus dikembangkan dengan cara tidak membuat aturan yang memghambat perizinan.

“Hampir semua negara sekarang ini membutuhkan komoditas-komoditas kita sehingga jangan sampai ada daerah yang justru menghambat, membuat ruwet perizinan, tidak mendorong agar ekspor kita bisa berkembang dengan baik,” ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021).

Presiden meminta para kepala daerah untuk terus meningkatkan volume ekspor dengan memfasilitasi para pelaku usaha untuk agresif memanfaatkan peluang ekspor yang ada. 

“Mulai didorong produk apapun didorong untuk berani berkompetisi memanfaatkan peluang ekspor yang ada sehingga membuat produk kita dikenal dan kompetitif di pasar global,” lanjutnya. 

Selain itu, Presiden Jokowi menuturkan bahwa potensi pasar ekspor masih terbuka lebar sehingga harus dimanfaatkan dengan sejumlah mitra dagang Indonesia, mulai dari Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, India, hingga Amerika Serikat. 

“Peluang ini yang harus kita manfaatkan untuk mendorong komoditas kita, produk-produk kita masuk ke negara-negara yang tadi saya sebut,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE