Harga Timah Turun Imbas Batu Bara Cina

Tim_Wow    •    Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:49 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel .com -- Harga timah bersama seluruh  logam dasar turun secara keseluruhan di London Metal Exchange dan Shanghai Futures Exchange. Penurun harga sejak Rabu (20/10/2021) pagi berlanjut hingga Kamis ini.

Harga timah  kontrak tiga bulan yang berada di rekor harga tertinggi baru US$38.320 per metrik ton menjadi US$37.7l00 per metrik ton atau turun hinga 2,0% pada pagi. pada sore harinya harga timah ditutup US$37.700. 

Demikian pula di pasar Shanghai timah yang menyentuh 295.000 yuan per metrikton tertekan hingga di level 283.520 yuan per metrik ton.

Laporan Fastmarkets , harga logam dasar tiga bulan LME turun secara keseluruhan pagi ini dengan kerugian rata-rata 1,3%, dipimpin oleh penurunan 2,3% pada aluminium dan timah  menjadì US$37.000 per ton turun 2% dan tembaga turun sebesar 1,2% menjadi US$9.996 per ton.

Kontrak logam dasar paling aktif di SHFE melemah rata-rata 3,3%, dipimpin oleh penurunan 6,5% pada seng untuk kontrak November dan penurunan 6% pada aluminium konttak Desember. Tembaga untuk  November turun 2,8% menjadi 73.170 yuan  per ton.

Lonjakan harga logam dasar  yang terjadi terhadang  beberapa intervensi oleh LME dan laporan bahwa Cina  akan bekerja untuk menurunkan harga batu bara/energi.

"Sekali lagi, kita perlu menunggu untuk melihat seberapa jauh harga turun dan berapa lama mereka tetap turun. Mengingat keuntungan dan kecepatan reli baru-baru ini, kita harus bersiap untuk peningkatan volatilitas," kata Andy Adam analis pasar logam Fastmakets. 

"Kami juga mempertanyakan apakah dampak pada manufaktur dan penjualan ritel dari kekurangan semikonduktor, rantai pasokan yang kacau dan harga logam dan energi yang tinggi telah tercermin di pasar yang lebih luas.," ujarnya. (wb)



MEDSOS WOWBABEL