Chairul Ichwan : BPRS Babel Baik-Baik Saja

Dwi H Putra    •    Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:13 WIB
Lokal
Caption: Direktur Utama BPRS Babel, Chairul Ichwan. (dwi/wb)
Caption: Direktur Utama BPRS Babel, Chairul Ichwan. (dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bangka Belitung (BPRS Babel) memastikan perbankan yang berdiri selama 19 tahun ini dalam kondisi baik-baik saja. 

Bahkan, tahun ini saja berhasil menyalurkan kredit baru kepada 1.200 nasabah sebesar Rp55 miliar, terhitung hingga akhir Agustus 2021 dari total sebanyak 8.700 nasabah. 

"Kondisi Capital Adequacy Ratio (CAR) 13,64 persen. CAR ini merupakan  rasio kecukupan modal yang berguna untuk menampung risiko kerugian yang kemungkinan dihadapi bank," kata Direktur Utama BPRS Babel, Chairul Ichwan di Pangkalpinang, Kamis (21/10/2021). 

"CAR menunjukkan sejauh mana bank mengandung resiko (kredit, pernyataan, surat berharga, tagihan) yang ikut dibiayai oleh dana masyarakat. Kami saat ini berada di 13,64 persen, artinya kami termasuk sehat masih diatas 12 persen seperti aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini menandai bahwa BPRS Babel baik-baik saja dan sehat," ujarnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya meyayangkan adanya pemberitaan yang menyudutkan BPRS Babel, padahal kondisi perbankan dalam keadaan sehat. 

"Kami berharap pemerintah daerah memberikan dukungan kepada bank daerah ini untuk berkembang lebih baik," harap Chairul. 

"Saat ini total aset sebesar Rp 437 miliar, tahun ini juga kami berhasil menyalurkan kredit baru kepada 1.200 nasabah baru dengan nilai sebesar Rp 55 miliar," paparnya. 

"Tak hanya itu, BPRS Babel juga berhasil menyelamatkan atau menarik kredit macet dari nasabah Rp 20 milliar dari total Rp 89 miliar kredit macet," terang Chairul. 

Chairul menambahkan, BPRS juga memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah sebagai pemegang saham diantaranya Pemkot Pangkalpinang sebesar 98 persen, Pemkab Bangka Tengah (Bateng) sebesar 121 persen, Bangka sebesar 124 persen, Belitung sebesar 66 persen, Bangka Barat (Babar) sebesar 121 persen dan Pemprov Babel sebesar 59 persen. 

"Kami meyakinkan agar nasabah tidak perlu khawatir dan panik atas pemberitaan yang tidak berdasar," tandas Chairul. 

"Mari bersama dukung dan membangun bank daerah ini, demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya dalam rapat tertutup di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Rabu (13/10/2021). Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menginginkan adanya kerjasama dan komitmen seluruh kepala daerah dan DPRD dalam penyelamatan PT BPRS ini. 

Hal itu harus segera dilakukan dengan gerak cepat sebelum bulan Februari 2022, karena periode tersebut merupakan batas akhir sebelum OJK akan mencabut ijin dan melimpahkan ke Bank Indonesia ataupun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Namun dirinya yakin dengan kebersamaan dan komitmen yang telah disepakati, hal itu tidak akan terjadi. 

Sebagai langkah awal, mereka bersepakat untuk mengembangkan melalui penyertaan modal yang akan disetorkan. Dibutuhkan sekitar Rp 100 miliar agar bank ini benar-benar efektif dan efisien dan dapat memberikan manfaat yang lebih baik lagi kepada masyarakat Bangka Belitung. 

Dijelaskannya juga bahwa pihak eksekutif dan legislatif akan menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) untuk hal ini, namun dikarenakan karena adanya recofussing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19, maka hal ini belum terlaksana untuk saat ini. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL