Kantor DPRD Bangka Barat Terkesan Semrawut dan Berantakan

Chairul Aprizal    •    Selasa, 12 Oktober 2021 | 05:36 WIB
Lokal
Suasana isi Kantor DPRD Kabupaten Bangka Barat terkesan semrawut dan sumpek serta berantakan.(rul/wb)
Suasana isi Kantor DPRD Kabupaten Bangka Barat terkesan semrawut dan sumpek serta berantakan.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Suasana isi Kantor DPRD Kabupaten Bangka Barat terkesan semrawut dan sumpek serta berantakan. 

Malah di beberapa ruangan tampak sejumlah meja dan kursi yang sudah rusak dan berdebu. 

Kondisi tersebut diakui Sekretaris DPRD Bangka Barat, Amir Hamzah. Menurutnya sejak awal berdiri sejumlah bangunan di Kantor DPRD Bangka Barat belum pernah direnovasi. 

"Pokoknya semenjak ada, belum pernah direhab mungkin sudah tiga periode sejak ada Bangka Barat berarti. Jadi memang kita bertahap karena memang sudah ada beberapa yang sudah tidak layak dan harus kita benahi segera," kata Amir, kepada awak Jurnalis, Seni (11/10/2021). 

Amir mengatakan pada anggaran perubahan mengajukan DED untuk renovasi kantor tahun 2021 ini untuk konsultan perencanaan dan pada tahun 2022 sudah diajukan anggaran untuk rehab kantor DPRD Bangka Barat.

"Yang memang kita nilai kayu-kayu untuk atap itu, sudah itu juga kesannya memang berantakan karena memang tidak bisa lagi kita rapikan, makanya ada rencana juga kita rombak ruangan yang atas itu kita plong kan kita rombak kembali termasuk ruang paripurna juga" terangnya.

Sementara ini anggaran hampir Rp 200 juta dipergunakan salah satunya untuk merehab plafon yang sudah rusak pada ruang paripurna dan termasuk renovasi pada ruang-ruang pimpinan.

"Dan Tahun 2022 juga ada penambahan ruang gedung komisi juga, tiga komisi kita buat gedung baru karena tidak mungkin gedung inikan karena sudah sempit" tutur Amir.

Terlihat banyaknya kursi-kursi dan peralatan yang berserakan sepanjang lorong depan ruangan pimpinan, ruang Banmus yang menambah kesan kumuhnya lantaran sedang ada pekerjaan renovasi interior ruangan tiga pimpinan DPRD.

"Beberapa nanti kita pilah-pilah yang mungkin kita ajukan penghapusan, yang sudah istilahnya lemari-lemari yang sudah tidak layak lagi akan kita hapuskan. Mungkin sekarang kita keluarkan dulu dan yang bagus kita pakai dan kursi, meja sudah buruk akan kita ajukan penghapusan," ungkap Amir. 

Amir menyebutkan juga pengajuan rehab ini karena memang sudah sepantasnya begitupula dengan para anggota DPRD sering menyampaikan keluh kesah soal kondisi tersebut. 

"Karena memang sudah lapuk dan buruk, Alhamdulillah kalau tamu sampai sekarang belum ada yang komplain tapi anggota dewan, kawan-kawan juga sudah banyak beri masukan supaya ditata kembali lah," tutupnya.(rul/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE