KPK Peringatkan Pemprov Babel, Aset Tanah Jangan Sampai Hilang

Dwi H Putra    •    Sabtu, 09 Oktober 2021 | 14:00 WIB
Lokal
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mendapat peringatan keras dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), hal itu berkaitan dengan penyelamatan aset daerah.

"Kami pun mendorong Pemprov Babel untuk segera mensertifikat aset tanah guna meminimalisir kehilangan aset," kata Kasatgas Konsupgah KPK Wilayah II yang membawahi Wiayah Sumatera Selatan, Lampung dan Babel, Nana Mulyana usai mengikuti rapat koordinasi beberapa waktu lalu di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel. 

Menurutnya, hal ini dilakukan tidak hanya di Babel, tapi di seluruh Indonesia, pasalnya KPK melihat banyak sekali tanah pemda yang belum disertifikasi, dan ini berisko kehilangan aset.

"Bahkan jika diperkara pun bisa kalah," ujarnya. 

Dilanjutkan mantan penyidik KPK ini, berdasarkan laporan yang masuk ke KPK terdata ada 449 bidang tanah yang menjadi milik Pemprov Babel. 

Dari jumlah tersebut, baru 281 bidang tanah atau 67 persen yang sudah disertifikat dan 168 bidang tanah atau 37 persen belum.

"Laporan ke KPK, tahun ini rencananya akan disertifikat 47 bidang tanah, tapi nyatanya sampai Oktober ini progress-nya masih nol," jelas Nana. 

"Makanya kami kesini mempertanyakan progress-nya, dan apa kendala atau hambatannya," paparnya. 

Ditambahkannya apabila Pemprov Babel telah menyelamatkan aset daerah, baik yang clean and clear maupun tanah yang terlanjur dikuasai pihak ketiga atau masyarakat, hal itu jelas dengan bentuk surat kepemilikannya. 

"Ini masih bisa dikomunikasikan, sebab KPK secara nasional sudah kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan kejaksaan, mereka siap membantu," tukas Nana. 

"Jika ada aset yang dikuasai pihak ketiga, maka pemprov bisa bekerjasama dengan kejaksaan dalam penyelesaiannya," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL