Stok Menipis Penyebab Harga Timah Bertahan Selama Sepekan

Tim_Wow    •    Jumat, 08 Oktober 2021 | 15:01 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com --  Reli harga timah pekan pertama Oktober 2021 berhasil mendekati rekor harga tertinggi sepanjang masa. Padahal harga timah di London Metal Exchange (LME) sempat  turun ke level terendah US$ 31.305 metrik ton  pada akhir September.

Logam timah di LME  tercatat sebagai logam yang konsisten naik dan ditutup US$35.450 per metrik ton pada 7 Oktober, naik 0,24% lebih tinggi dari harga  hari sebelumnya.

Baca Juga: Timah Lagi-lagi Menutup Kenaikan Harga Tertinggi

Persediaan timah di LME terus menurun selama libur Hari Nasional Cina (1-7 Oktober) menyebabkan harga timah di LME naik. Laporan Shanghai Metals Market  (SMM) per 6 Oktober, persediaan timah LME turun 285 metruk ton jika dibandingkan dengan stok per  30 September.

"Penurunan persediaan yang terus-menerus memungkinkan harga timah LME kembali ke tingkat sebelum hari libur. Dari perspektif tren saat ini masih di tengah kisaran tinggi di saat prospek pasar yang tidak jelas," kata analis SMM.

Mengingat kondisi pasokan timah yang belum normal kendati pasar logam di Shanghai mulai dibuka kembali diperkirakan harga timah LME  menemukan dukungan kuat untuk bertahan di atas  US$31.500 per metrik ton. 

"Jika tidak ada perubahan besar dalam struktur penawaran atau permintaan, timah LME mungkin akan tetap tinggi dalam jangka pendek," ujarnya.

Selama liburan nasional Cina pabrik peleburan timah besar mempertahankan produksi normal dan sedikit terpengaruh oleh penjatahan listrik. Perusahaan pengolahan hilir di Jiangsu dan Guangdong sangat terpengaruh oleh penjatahan listrik.

"Pasar perlu mencermati dampak sebenarnya dari penjatahan listrik setelah liburan," kata Analis.

Analis menyarakan agar pasar logam timah memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi harga seperti  kapan permintaan akan pulih dari dampak penjatahan listrik, lalu apakah permintaan akan bertahan setelah pembelian terkonsentrasi sebelum liburan.

Faktor lain tekanan penurunan harga timah dari pertumbuhan persediaan domestik selama hari libur; bagaimana persediaan timah LME yang akan mempengaruhi sentimen beli dan dampak plafon utang pemerintah AS terhadap dolar AS serta sentimen pasar secara keseluruhan.

Harga timah tiga bulan di London Metal Exchange telah diperdagangkan rata-rata di atas US$30.000 per ton sejak Juni, naik sekitar 70% sejak Januari tahun ini. Kenaikan harga yang tajam sebagian besar disebabkan oleh permintaan yang stabil dan pasokan tidak mampu mengejarnya. Masalah diperparah oleh pandemi Covid-19 dan kekurangan produksi dari Malaysian Smelting Corp (MSC), yang menyatakan force majeure pada Juni karena penguncian yang dihasilkan. 

Akumulasi masalah ini telah mendorong harga timah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Timah di LME rekor tertinggi US$36.780 per metrik ton dan di Shanghai menembus 287.970 yuan per metrik ton pada 24 September 2021. (wb)



MEDSOS WOWBABEL