Listrik Sering Padam, Netizen Luapkan Keluhan di Akun Medsos PLN Babel

Hendri Dede PKP    •    Jumat, 08 Oktober 2021 | 15:31 WIB
Lokal
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Para netizen di media sosial mengeluhkan pemadaman listrik yang akhir-akhir ini sering terjadi di Bangka Belitung, bahkan padamnya listrik disebut terjadi berturut-turut dan tak mengenal waktu dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Mesin PLN Rusak, Pemadaman Listrik di Babel Bisa Sampai Akhir Oktober

Akibatnya, sejumlah netizen meluapkan keluhannya di kolom komentar pada laman Facebook maupun Instagram PLN Wilayah Bangka Belitung. 

Beragam protes atau keluhan netizen seperti khawatir rusaknya peralatan elektronik, jadwal pemadam tidak menentu hingga ambyarnya ikan hias mereka dan sebagainya. 

"Jadwal mati lampu ngerapik (ngeracau-red). Kemaren daerah kami dk de (tidak ada-red) jadwal mati lampu e. Rupa agik (masih-red) mati lah. Untuk ape dibuet jadwal men kek melancong melancong (buat apa dibuat jadwal kalau masih tidak sesuai-red). Gi ngerusek (membuat rusak-red) alat elektronik di rumah be suat (bentar-red) padam suat idup," tulis akun Mella Ayumi, Jumat (8/10/2021).

"Kasian kek (dengan-red) yang la dapet giliran mati siang tadi. Mati ulik (lagi-red) MLM ni. Lebih kasihan pelaku UMKM yang banyak pake alat elektronik untuk nyari duit," tulis akun Elvianto Boti di postingan PLN Babel. 

Tidak hanya khawatir peralatan elektronik hingga terganggunya para pelaku UMKM, netizen lainnya juga mengeluhkan perihal jadwal pemadam listrik yang tidak menentu atau kerap di waktu warga akan beribadah.

"Men ne (kalau ini-red) bukan bgilir  agik (giliran lagi-red) la mati a...pagi tadi l KK TGH (hampir tengah-red) hari baru hidup a...ne pas adzan magrib la mati ulik (lagi-red) aik item...dk suai agik la (tidak wajar lagi-red)," timpal akun @Redha Rhedhot.

"Dk sesuai Agik lh urg (orang-red) baru la azan isa langsung mati sudeh ge lm azan a luar biase. La 4 hari mati terus kesian yang ade anak kecit a aok gale a ade senter a standby kk lilin," tukas akun @Triacha Dwi.

"Jadwal e kacau. Mati seenaknya. Walaupun dk de di jadwal tetep mati la. PLN mau nya dimaklumi. Tp ga mau memaklumi pelanggan nya," tukas akun @Elvinto Boti.

Lainnya hal, akun instagram @thierry_haryanto mengeluh lantaran matinya ikan karena pemadam listrik yang tidak menentu terjadi.

"Tolong pihak PLN infokan bagian dan daerah yang akan mati karena semalam mati jam 3 sampe jam 6 lewat..ikan di aquarium mati karena tidak sempat nyalain aerator cadangan. Biasanya mati jam sore ini kenapa pagi matinya. Tolong dibuat update datanya daerah mana saja dan jam berapa matinya".

Atas ketidaknyamanan dari beragam keluhan itu, PLN UIW Babel smenyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pemadaman listrik yang terjadi di Pulau Bangka dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Disundul dari postingan itu, PLN IUW Babel menyampaikan kondisi terkini kelistrikan khususnya di Pulau Bangka. Sistem kelistrikan di Pulau Bangka ditopang oleh empat engine utama yang terdiri dari dua engine berbahan bakar uap kapasitas 2X30MW dan dua engine berbahan bakar minyak kapasitas 2X25 MW di samping pembangkit-pembangkit diesel kapasitas kecil yang tersebar di pulau Bangka.

Dua minggu lalu satu engine berbahan uap mengalami gangguan. Hal tersebut mengakibatkan pemadaman sebesar 15% dari total kebutuhan listrik di Pulau Bangka dalam dua minggu terakhir. Dengan cepat hal tersebut berhasil diatasi oleh petugas, tepatnya pada Kamis (30/09) engine kembali beroperasi normal.

Namun pada Jumat (01/10/2021), satu engine lain yang berbahan bakar minyak kapasitas 25 MW mengalami gangguan yang mengharuskan engine terpaksa shut down. Hingga kini, PLN terus mengupayakan perbaikan gangguan pada engine tersebut dengan mendatangkan expert dan personil siaga 24 jam, serta secara paralel mendatangkan komponen engine dari Riau. 

Diperkirakan hal tersebut rampung pada akhir bulan Oktober. Oleh sebab itu, untuk beberapa minggu ke depan akan dilakukan manajemen beban. Pada waktu beban puncak (pukul 18:00-22.00 WIB) akan dilakukan manajemen beban sebesar 20 MW atau setara 13% dari kebutuhan listrik di malam hari. 

Sedangkan di siang hari akan dilakukan manajemen beban sebesar 6-10 MW atau setara 79 kebutuhan listrik di siang hari.

Lebih dari itu, PLN juga telah mempersiapkan solusi jangka pendek dengan berencana mendatangkan tambahan pembangkit sebesar 9 MW. Tambahan pembangkit masuk ke dalam sistem secara bertahap. Pada tahap pertama ini, sudah dioperasikan engine dengan total kapasitas 3 MW.

Sementara tahap kedua akan beroperasi pada minggu ke dua bulan Oktober sebesar 3 MW. Selain itu, pada Minggu ke 3 November 2021 akan dioperasikan tambahan pembangkit total kapasitas 3 MW. Sementara itu, solusi jangka panjang yang disiapkan PLN adalah dengan mempercepat penyelesaian pembangunan Kabel Laut Interkoneksi Sumatera-Bangka pada akhir tahun nanti.

Demikian kami sampaikan perkembangan terkini kondisi kelistrikan di Pulau Bangka kami mohon dukungan dan doanya agar petugas dapat mengatasi gangguan tersebut dengan selamat.PLN UIW Babel www.pin.co.id

Adapun informasi mengenai titik-titik lokasi yang akan diberlakukan manajemen beban akan di update melalui surat, dan kami umumkan di media massa, aplikasi PLN Mobile, contact center PLN 123, dan dapat juga diakses pada akun media sosial PLN UIW Babel antara lain: Facebook PLN Wilayah Bangka Belitung, Instagram @plnbabel, twitter @PLN Babel. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL