Arah Kebijakan Anggaran Babel 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi

Tim_Wow    •    Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:17 WIB
Lokal
Infografik.(wb)
Infografik.(wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com —  Arah kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bangka Belitung tahun 2022 difokuskan pada pemulihan ekonomi. Sedangkan pembangunan sektor agropolitan, bahari, ekonomi masyarakat, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas.

"Sementara arah kebijakan keuangan daerah masih difokuskan pada pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19, di samping belanja yang bersifat wajib lainnya," kata Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman usai penandatangan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Babel Tahun Anggaran 2022, Rabu (6/10/2021).

Pemprov Babel dan DPRD Babel menyepakati KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 2.486.859.229.656. 
Ada enam prioritas pembangunan Babel ke depan yaitu, pembangunan agropolitan, pembangunan bahari, pembangunan pariwisata, peningkatan ekonomi masyarakat, pembangunan pendidikan, serta pembangunan kesehatan.

Kemudian gubernur menyampaikan, arah prioritas pembangunan penunjang akan difokuskan pada beberapa hal yaitu, pengembangan tata kelola pertambangan, pengembangan energi dan  infrastruktur kewilayahan, pembangunan sosial, peningkatan tata kelola birokrasi dan pelayanan publik, pembangunan berdemokrasi, peningkatan pembangunan bidang kebencanaan, serta pengendalian lingkungan hidup.

"Serta diarahkan untuk mendukung tema rencana kerja pemerintah pusat, yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi struktural," lanjut gubernur.

Untuk kebijakan pendapatan daerah diarahkan melalui sumber-sumber penerimaan asli daerah seperti pajak dan retribusi, serta peningkatan dana perimbangan.

"Untuk tahun ini, dana perimbangan mengalami penurunan, di mana pada tahun 2021 sekitar Rp1,7 triliun, namun untuk tahun 2022 hanya Rp1,4 triliun," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya untuk memandirikan fiskal, ditambah berdasarkan penilaian dari Kementerian Keuangan RI bahwa fiskal Pemprov. Babel menuju kemandirian karena keefektifan kita (Pemprov dan DPRD Babel) dalam merancang anggaran tersebut.

"Namun, kita tetap harus mencari potensi pendapatan lainnya untuk meningkatkan PAD kita," pungkasnya. (*)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE