Bong Ming Ming Damaikan Kasus Pemukulan Oknum Kolektor Timah Terhadap Warga

Chairul Aprizal    •    Selasa, 05 Oktober 2021 | 20:50 WIB
Lokal
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming.(rul/wb)
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming.(rul/wb)

PARITTIGA,www.wowbabel.com -- Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming menggelar konferensi pers di Taman Duku, Selasa (05/10/2021), Kecamatan Parittiga.

Pertemuan ini digelar setelah terjadinya kesalahpahaman antara oknum kolektor timah dan warga yang berujung pemukulan.

Sebelumnya diketahui kolektor timah Niko dilaporkan oleh Juliawan Effendi alias Hendi (47) ke kepolisian pada Sabtu (2/10/2021) malam hari dengan tuduhan pemukulan. Namun laporan tersebut dicabut pada  Selasa (05/10/2021). 

Perkara yang lain sempat beredar terkait pencatutan nama Wakil Bupati Bangka Barat oleh Niko selaku kolektor timah perihal penjualan timah penambangan di Desa Bakit, disebut Ming-ming hanya sebatas kesalahpahaman saja.

"Bahwa memang kita sempat melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat pada waktu untuk membahas dan mendengarkan aspirasi masyarakat berkenaan pembahasan tentang Bakit dan Kelabat Dalam di forkopimda provinsi," ungkap Ming Ming.

Bong Ming Ming menuturkan hasil pembahasan itu ada dua poin penting yakni pertama status hukum penambang supaya aman dan nyaman, dan kedua terkait tidak ada pemaksaan dalam hal memilih tempat untuk menjual timah (kolektor atau penampung), 

"Pada waktu itu kita sampaikan bahwa saya tidak janji namun apa-apa yang disampaikan tokoh-tokoh masyarakat tersebut akan saya bawa aspirasinya ke pertemuan forkopimda provinsi," jelas Bong Ming Ming.

"Namun di lapangan ternyata ada kesalahpahaman dalam memahami hasil pertemuan itu, dan kekhilafan dari saudara kita Pak Niko, jadi kemarin saya sudah panggil, sudah diajak diskusi beliaupun minta maaf atas kejadian tersebut. Saya pribadi ini bukan persoalan besar karena ini soal kesalahpahaman dan Niko juga masyarakat kita warga Bangka Barat, itu saya memahami dan kita memaafkan," sambungnya.

Bong Ming Ming memastikan Hendi sudah saling memahami dan sudah membuat nota kesepahaman untuk berdamai dan tidak lagi memperpanjang persoalan.

"Insya Allah Pak hendi sudah mencabut laporannya, artinya itu dikarenakan kesalahpahaman persoalan kecil yang tidak perlu di besar-besarkan kita pengen Bangka Barat ke depan masyarakatnya aman tentram bisa sejahtera dan bermartabat," kata Bong Ming Ming. 

Soal dugaan pencatutan nama Wakil Bupati Bangka Barat oleh Niko, menurut Bong Ming Ming hal tersebut hanya kesalahpahaman. 

"Sebenarnya bahasanya bukan mencatut, dia cuma menyampaikan waktu saya lihat di video itu beliau cuma menyampaikan bahwa kita sudah rapat, kata dia rapat sama pak wabup katanya. Betul kita sudah rapat hanya salah menerjemahkan hasil rapat saja," terang Bong Ming Ming. 

Sementara itu Niko kembali mengungkapkan permohonan maafnya melalui awak media kepada Wakil Bupati Bangka Barat atas kesalahpahaman dan sudah mengaku khilaf serta emosi sesaat.

"Kalau pertemuan kita kemarin ya itulah pak Wabup hanya mendengarkan aspirasi kita. Pak Wabup gak menyuruh juga gak melarang, harus jual sama saya atau enggak," tutur Niko.(rul/wb) 




MEDSOS WOWBABEL