Manchester United Diselamatkan VAR

Tim_Wow    •    Sabtu, 02 Oktober 2021 | 21:00 WIB
Sport
Para pemain Mnchester United merayakan gol Anthony Martial. Namun Everton membalasnya menjadi 1-1 hingga menit akhir laga lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (2/10/2021) malam. Foto @ManUtd.
Para pemain Mnchester United merayakan gol Anthony Martial. Namun Everton membalasnya menjadi 1-1 hingga menit akhir laga lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (2/10/2021) malam. Foto @ManUtd.

MANCHESTER,www.wowbabel.com -- Manchester United tampil dominan melawan Everton di Old Trafford pekan ketujuh Liga Primer Inggris, Sabtu (2/10/2021) malam. Namun dominasi MU tanpa arti ketika Townsend mampu membawa Everton menyamakan kedudukan di menit 62 babak kedua.  Kemenangan Everton digagalkan VAR karena Yamina yang membobol gawang David De Gea menit 85 dinyatakan offside.

Sebelumnya sebuah serangan balik yang cepat Towsend tak menyia-nyiakan peluang bersih di dalam kotak penalti setelah Maguire  gagal menghalau gerakan cepatnya. Sepakan keras kaki kanan membuat David de Gea tak berkutik.  Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir.

MU unggul lebih dulu berkat gol Anthony Martial menit ke 42 babak pertama melalui tendangan keras dari umpan matang  Greenwood setelah berkali-kali peluang tuan rumah gagal membuahkan  gol.

Rafel Benitez sengaja menerapkan pola bertahan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat saat melawan MU. Strategi ini cukup efektif merepotkan  barisan pertahanan MU. Luke Shaw dan Maguire sempat kelabakan dengan serangan yang cepat dua sayap Everton.

Sedangkan Solksjaer mencadangkan Christiano Ronaldo  dan Paul Pogba dibabak pertama. Duet Martial dan Edison Cavani menjadi motor serangan MU.

Lima menit pertama Anthony Martial dan Edison Cavani hampir saja membobol gawang Jordan Fickford. Namun masih bisa dihalau kiper timnas Inggris itu. Everton baru mampu memberikan perlawan setelah babak pertama memasuki menit 30 dengan dua serang balik yang merepotkan pertahanan MU.

MU turunkan pola lama dengan Edinson Cavani sebagai bomber didukung tiga gelandang serang yakni Bruno Fernandes, Mason Greenwood dan Anthony Martial.

Kepercayaan  Ole Gunar Solksjaer dimaksimalkan Martial dengan menciptakan gol sekaligus memecah kebuntuan Manchester United  dimenit ke 43 babak pertama.

Memasuki babak kedua dimenit 55, Solksjaer menarik Martial dan Cavani. Ronaldo dan Jadon Sancho mendapat giliran untuk menambah pundi-pundi gol MU. Benitez masih menerapkan pola yang sama dengan mengandalkan serangan balik. Ternyata cukup efektif. Gray yang mendapatkan bola sundulan dari sepak pojok Bruno Fernandez membawa bola ke tengah lapangan. Dia mampu melewati hadangan Maguire dan Varane. Townsend yang berlari cepat ke ruang kosong yang ditinggalkan  Varane setelah mengontrol umpan Gray mendorong dalam kotak penalti langsung menghujam tendangan keras tanpa bisa diantisipasi De Gea. Everton menyamakan kedudukan 1-1.

Solksjaer kemudian memasukan Pogba untuk menambah daya gempur MU. Sancho yang beroperasi di sayap kiri dan Pogba di tengah benar- benar membuat pertahanan Everton jatuh bangun. Fickford di bawah mistar gawang berkali-kali melakukan aksi penyelamatan gemilang. Justru Yamina dimenit 85 sempat membuat publik tuan  rumah terdiam karena membobol gawang De Gea sebelum akhirnya dianukir oleh VAR. Kedudukan bertahan 1-1 hingga babak kedua usai.

Kegagalan memetik angka penuh dari Everton setelah pekan sebelumnya MU kalah dari Aston Villa. Dengan hasil ini MU makin tertinggal dari rivalnya Liverpool dipuncak klasemen  sementara. (*)




MEDSOS WOWBABEL