Pukulan Permintaan Hentikan Reli Timah

Tim_Wow    •    Rabu, 29 September 2021 | 09:29 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Laju kenaikan harga timah dunia terhenti. Krisis listrik di Cina berdampak terhadap kegiatan produksi industri hilir timah. Permintaan pasar tertahan sehingga harga timah yang paling parah penurunnanya. sejak Senin pekan ini.

Anjloknya harga timah berlanjut hingga Selasa (28/9/2021) malam. Harga timah dan logam lainnya di  Shanghai ditutup di area negatif karena indeks dolar AS turun di tengah masalah utang AS yang belum terselesaikan, dan cadangan nasional yang akan dirilis juga menekan pasar. 

Tembaga  turun 0,14%, aluminium turun 1,22%, t seng turun 1,37%, timah anjlok 4,36%, dan nikel turun 3,07%. Sedangkan harga timah di London Metal Exchange (LME) pada Selasa jelang jeda penutupan US$ 34.962,50 per ton. 

Krisis listrik  di Cina sudah bergerak ke industri  hilir. Sektor timah Cina  contohnya. Produsen timah balok di provinsi Yunnan dan Guangxi  mengurangi produksi masing-masing pada bulan Mei dan Agustus dengan penjatahan listrik.  

Namun, tidak demikian dengan pelanggan timah balok yang bergerak di industri hilir seperti solder dan tin chemical. Penjatahan listrik di provinsi-provinsi selatan seperti Guangdong dan Jiangsu mengurangi kapasitas penyolderan dan bahan kimia timah dalam jumlah yang signifikan. Menurut Asosiasi Timah Internasional pukulan permintaan telah menghentikan reli ttimahdi Shanghai, kontrak turun 4,5%  pada hari Selasa.

Gangguan listrik tersebut menyebar ke konsumen aluminium di selatan China yang beroperasi  dua hari seminggu.

Memang, kendala listrik berdampak semakin banyak bagian dari ekonomi manufaktur besar China. Goldman Sachs memperkirakan  44% dari kegiatan industri nasional  China telah terpengaruh oleh krisis listrik ini. (wb)



MEDSOS WOWBABEL