Nekat Beroperasi di Tengah Pandemi, Diskotik X Bar Ditutup Paksa

Firman    •    Minggu, 26 September 2021 | 20:59 WIB
Video Kite
Pembubaran paksa para pengunjung Diskotik X-Bar yang dilakukan Polda Bangka Belitung.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Direktorat Samapta Polda Bangka Belitung terpaksa membubarkan dan menutup paksa Tempat Hiburan Malam (THM) X-Bar yang berada di kawasan Perumahan Citra Land, Kota Pangkalpinang, Minggu (26/9/2021) dini hari. 

Penutupan dan pemburuan Diskotik X-Bar tersebut lantaran masih nekat beroperasi di saat Provinsi Babel masih melakukan penerapan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Saat aparat Polda Babel tiba di lokasi Diskotik X-Bar, tampak sejumlah orang diamankan, lantaran diduga menghalangi petugas saat menggelar razia di tempat tersebut.

Kabid Humas Polda Babel, Kombes (Pol) A Maladi, membenarkan adanya pembubaran dan penutupan paksa Diskotik THM X-Bar tersebut, hal itu dilakukan lantaran di Babel saat ini masih adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Penutupan dan pemburuan itu sekira pukul 01.30 WIB, dan anggota UPRC Polda Babel yang dipimpin oleh Ipda Randy Haikal melaksanakan patroli ke sejumlah tempat hiburan malam dan mendapati X-Bar yang tampak ramai dibuktikan dengan banyaknya kendaraan baik roda dua maupun empat yang terparkir," ujar Maladi, Minggu (26/9/2021).

Selain membubarkan aktivitas hiburan malam di X-Bar, menurut Maladi pihaknya juga mengamankan pegawai, petugas pengamanan hingga pengelola untuk dimintai keterangan di Mapolres Pangkalpinang.

"Untuk saat ini sudah dibawa ke Mapolres Pangkalpinang untuk dimintai keterangan akibat menghalangi petugas saat melakukan patroli serta membuka hiburan malam di tengah penerapan PPKM," kata Kabid Humas.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan tersebut.

"Iya betul dan lagi kami lakukan tindak lanjuti dan proses penyelidikan, bila sudah lengkap akan kami sampaikan ke media hasil proses penyelidikannya," kata Adi Putra.

Sebelumnya kronologis kejadian yang diterima media ini, sekira pukul 01.30 WIB Anggota UPRC Polda Babel melaksanakan patroli ke tempat hiburan malam Diskotik X-Bar, yang sebelumnya juga melaksanakan patroli ke tempat hiburan malam lainnya.

Sesampainya di lokasi Diskotik X-Bar, Anggota UPRC yang dipimpin oleh Ipda Haikal beserta delapan orang anggota lainnya, mendapati THM X-Bar dalam keadaan sangat ramai yang dibuktikan dengan tempat parkir THM penuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Kemudian Tim UPRC berjalan menuju pintu masuk X-Bar dan dihadang oleh satpam X-Bar dan ditahan untuk masuk ke dalam dengan alasan akan dipanggilkan terlebih dahulu manajer pengelolanya.

Sekitar kurang lebih 5 menit kemudian manager dan pengelola THM X-Bar atas nama Yohan keluar menemui Ipda Randy Haikal.

Pengelola Yohan kemudian berdebat dengan Ipda Haikal dan tidak mengizinkan Ipda Haikal beserta tim UPRC masuk dan membubarkan pengunjung X-Bar, dengan alasan yang bersangkutan berkeberatan. Karena kenapa hanya THM yang ada di wilayah Pangkalpinang saja yang tidak boleh beroperasi selama diberlakukannya PPKM di di Babel, sementara di wilayah lain seperti Sungailiat Bangka tetap beroperasi seperti biasa.

Kemudian Ipda Haikal menelpon Dir Sabhara memohon bantuan perkuatan dari Polres Pangkalpinang untuk membantu membubarkan THM X Bar. Setelah cek cok cukup lama akhirnya tim berhasil masuk dan membubarkan pengunjung THM.

Kemudian TIM UPRC mengumpulkan para pegawai, petugas keamanan dan pengelola X-Bar yang menghalangi petugas untuk masuk ke dalam dan kemudian dibawa ke Mapolres Pangkalpinang untuk dilakukan proses sidik lebih lanjut.(fn/wb) 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE