BBM di Babel Langka, Seluruh Sektor Butuh Pasokan BBM

Dwi H Putra    •    Sabtu, 25 September 2021 | 15:06 WIB
Lokal
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Bahan Bakar Minyak (BBM) yang langka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tidak hanya dipergunakan di sektor pertambangan, yang sekarang ini menggeliat di masyarakat. 

Kelangkaan BBM berbagai jenis baik solar, pertalite dan pertamax juga dipergunakan disektor pertanian dan perkebunan yang juga marak akhir-akhir ini. 

Demikian diungkapkan Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, di sektor pertanian dan perkebunan penggunaan BBM untuk menjalankan traktor, alat berat lainnya. 

"Jadi, BBM ini digunakan tidak hanya di sektor tambang, tapi pertanian dan perkebunan juga," kata Erzaldi Rosman di Pangkalpinang, Sabtu (25/9/2021). 

Lanjutnya dengan tingginya nilai jual komoditas di Babel saat ini terutama pertambangan, jangan sampai disia-siakan, agar tercapainya kesejahteraan masyarakat. 

"Kami sudah sampaikan kuota penambahan ke Pertamina Regional Sumatera di Palembang, supaya ditambah lagi," jelas Erzaldi. 

"Toh tidak ada ruginya bagi pemerintah, masyarakat beli sesuai harganya, bukan harga subsidi tapi harga normal," paparnya. 

Menurut Erzaldi Rosman dari pengamatan ketika melakukan dinas luar di Pulau Jawa, kondisi perekonomian di Babel lebih baik dibandingkan disana dengan naikknya sejumlah komoditas asal Babel. 

"Jadi ini peluang untuk perekonomian Babel, jangan disia-siakan," tandas Erzaldi. 

"Sayang bagi masyarakat jika sulit mendapatkan BBM, dengan naiknya komoditas ini. Kesempatan dengan berkah dan anugerah ini dioptimalkan dengan memfasilitasinya, jika terjadi pelanggaran harus didukung dengan regulasi supaya masyarakat tidak terabaikan," terangnya. 

"Makanya jika ada keluhan masyarakat, selalu kami rapatkan  dengan forum pimpinan daerah, supaya ada kebijakan dan regulasi yang baik," pungkas Erzaldi. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL