Total Dana Tranfer ke Daerah dan Dana Desa di Babel Capai Rp 4.659,71 M

Tim_Wow    •    Jumat, 24 September 2021 | 08:56 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www. wowbabel.com -- Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Fahma Sari Fatma, menyatakan seluruh pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memenuhi alokasi dana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah sebagaimana yang diamanatkan dalam PMK Nomor 17/PMK.07/2021.

Sesuai dengan data Laporan Dukungan Belanja Kesehatan untuk Penanganan Covid-19 dan belanja prioritas lainnya yang disampaikan Pemda  di Babel  ke  Kementerian Keuangan RI, realisasi anggaran TKDD untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah  total Dana Transfer Ke Daerah dan Dana Desa untuk Provinsi Babel sebesar Rp 4.659,71 miliar atau mencapai 68,63% dari total alokasi sebesar Rp 6.789,43 miliar.

"Persentase realisasi terbesar adalah Dana Bagi Hasil, dengan persentase realisasi sebesar 82.88%. Disusul kemudian realisasi DID sebesar 74,12%," kata Fahma dalam keterangan tertulisnya kepada media, Kamis (23/9/2021).

Sedangkan persentase realisasi yang masih terbilang rendah di Provinsi Babel adalah DAK Fisik yang baru mencapai 35,29%. Rendahnya penyaluran DAK Fisik ini karena  penyaluran dilakukan bertahap, rata-rata baru menyalurkan Tahap I dengan batas waktu pemenuhan dokumennya berakhir pada 31 Agustus 2021. 

“Diharapkan para OPD pelaksana Bidang-Bidang DAK Fisik dapat melakukan percepatan untuk pengajuan tahap-tahap selanjutnya” ujar Fahma.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/202 tentang Pengelolaan Transfer Ke Daerah Dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Dan Dampaknya. 

Dalam Peraturan Menteri Keuangan tersebut antara lain disebutkan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan dukungan pendanaan untuk belanja kesehatan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi daerah, yaitu : 

1).Earmark sebesar 8 % (delapan persen) dari Dana Alokasi Umum (DAU), atau dari Dana Bagi Hasil (DBH)  untuk daerah-daerah yang tidak memperoleh alokasi DAU; 

2) Alokasi Belanja Dana Transfer Umum (DTU) untuk Pemulihan Ekonomi Daerah; serta 

 3) Belanja Dana Insentif Daerah yang dilokasikan untuk Bidang  Kesehatan. (*)




MEDSOS WOWBABEL